Tekan Kasus Hamil di Luar Nikah

1214
BANGUN KOMITMEN : Rektor Unisfat Dra Suemy MSi menandatangani komitmen pendidikan kependudukan di sela acara yang digelar DinpermadesP2KB, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANGUN KOMITMEN : Rektor Unisfat Dra Suemy MSi menandatangani komitmen pendidikan kependudukan di sela acara yang digelar DinpermadesP2KB, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Kasus hamil di luar nikah di wilayah Demak ibarat gunung es. Meski banyak kejadian, namun belum ada angka pasti terkait kasus tersebut. Karena itu, Pemkab Demak melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DinpermadesP2KB) berupaya menekan kasus hamil pranikah, angka kelahiran yang tinggi dan pernikahan di usia dini.

Kepala DinpermadesP2KB, M Ridwan mengatakan bahwa pihaknya telah menggandeng berbagai elemen terkait selaku stakeholder, untuk mengatasi hal tersebut. Di antaranya, Rektor Unisfat Dra Suemy MSi, Forum Lintas Agama (Fapsedu), Sekolah Tinggi Ilmu Alquran (STIQ) dan lembaga lainnya.

“Bagaimana kurikulum pendidikan kependudukan ini dapat masuk di sekolah atau perguruan tinggi. Dengan demikian, kesadaran masyarakat terkait persoalan kependudukan termasuk hamil pranikah ini dapat diatasi bersama-sama,” katanya, kemarin.

Sedangkan upaya di luar kurikulum, katanya, dengan cara menyampaikan saat masa pengenalan kampus, kuliah umum maupun melalui kegiatan komite pelajar serta menciptakan generasi berencana (Genre). “Tujuannya, agar para remaja dapat memahami problem yang dihadapi. Kita juga mengampanyekan anti free sex dan napza,” ujar Ridwan.

Seperti diketahui, jumlah penduduk Demak kini sudah mencapai 1,1 juta jiwa. Setiap tahun naik 1,8 persen. Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan Sukardjo, M.Kes mengatakan, sosialisasi pendidikan kependudukan dijalankan agar persoalan kependudukan dapat ditangani dengan baik. (hib/ida)

Tinggalkan Komentar: