Target Masuk 3 Besar

296
SIAP BERLAGA : Para pemain PPSM Sakti saat diperkenalkan kepada masyarakat di Limaran Sporty & Bar Grand Artos Aerowisata Magelang, Kamis (20/4). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)
SIAP BERLAGA : Para pemain PPSM Sakti saat diperkenalkan kepada masyarakat di Limaran Sporty & Bar Grand Artos Aerowisata Magelang, Kamis (20/4). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG – PPSM Sakti Magelang secara resmi memperkenalkan 21 pemainnya yang akan mengikuti kompetisi Liga 2. Perkenalan tersebut digelar dalam acara “Launching Team PPSM Sakti Magelang” di Limaran Sporty & Bar Grand Artos Aerowisata Magelang, Kamis (20/4). Manajemen juga mengenalkan jersey tim dan maskot Si Tidar.

Klub kebanggaan Wong Magelang ini akan bersaing di Grup 4 bersama PSIS Semarang, Persiba Bantul, Persipon Pontianak, Persipur Purwodadi, Persis Solo, PSIR Rembang, dan Sragen FC. PPSM tak memasang target muluk-muluk, hanya bertahan di Liga 2. Syukur-syukur bisa “terpeleset” masuk babak 16 besar.

“Mengingat lawan kami cukup tangguh, kami menargetkan minimal bisa masuk 3 besar grup 4. Harapan terbesar kami dalam Liga 2, kami bisa di peringkat 16 besar,” imbuh Manajer PPSM Sallafudin.

Kompetisi Liga 2 memang berat. Hanya juara dan runner up grup yang maju ke babak 16 besar untuk terus memperebutkan 3 tiket promosi ke Liga 1. Tim di peringkat 5 hingga 8 akan degradasi ke Liga 3.

Sementara peringkat 3 dan 4 dari 8 grup, akan bertarung di babak play off agar bisa bertahan di Liga 2. Tim akan bertahan di kompetisi kasta kedua ini hanya 5, sementara 11 tim lainnya ikut degradasi ke Liga 3.

Tim PPSM yang dikenalkan kemarin diwarnai dengan wajah-wajah baru. Beberapa pemain senior masih bergabung, seperti Patrick Domai dan Taryono. Manajemen juga memberikan kesempatan pada pemain PPSM Sakti junior untuk mengisi skuad tim. “Hampir 80 persen skuad kami sekarang diisi para pemain baru, rekrutan baru. Hanya ada beberapa pemain senior PPSM Sakti,” jelas Sallafudin.

Pelatih PPSM Sakti Magelang Siswanto membeberkan, meski tim sebagian besar diisi pemain baru, namun kekompakan tim sudah terasah dan teruji. “Tim kami sudah siap, para pemain sudah nyetel dengan posisi masing-masing. Komunikasi antarpemain sangat bagus. Para pemain memahami benar instruksi pelatih. Jurang kekurangan lini belakang sangat kami evaluasi, dan Alhamdulillah kami mendapat pemain yang sangat pas menambal lini pertahanan,” papar Siswanto.

Manajemen PPSM juga masih menghadapi masalah dengan pendanaan. Hingga kompetisi bergulir kemarin, manajemen baru memiliki dana Rp 900 juta.

“Kami membutuhkan anggaran kurang lebih sekitar Rp 2 miliar dalam mengarungi Liga 2. Tapi kami optimistis, kami siap menampilkan permainan terbaik kami. Yang perlu diingat, keikutsertaan kami di Liga 2 adalah kebanggaan yang patut diukir karena kami harus bertanding dengan 60 tim seluruh Indonesia, membawa harum Kota Magelang” kata Sallafudin.

Sallafudin menjelaskan, untuk melakoni pertandingan memang membutuhkan dana tak sedikit. Apalagi ketika tandang ke Pontianak, diperkirakan butuh dana sekitar Rp 150 juta. PPSM akan melakoni laga perdana, Sabtu (22/4) besok di Stadion Manahan, kandang Persis Solo.

“Untungnya kami hanya sekali saja bertandang ke luar Jawa. Sedangkan untuk pertandingan dalam wilayah Jawa, membutuhkan anggaran sekali tanding sekitar Rp 25 sampai Rp 50 juta. Cukup banyak yang harus dikeluarkan,” imbuh Sallafudin.

Untuk itu, Sallafudin berharap, partisipasi sponsor dari pengusaha di Kota Magelang maupun di daerah sekitarnya untuk bisa mendukung perjuangan PPSM.

Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengapresiasi kinerja manajemen baru PPSM Sakti yang akan bermain di Liga 2. “Pemkot Magelang sepakat untuk memajukan PPSM Sakti Magelang. Bentuk perhatian kami adalah nantinya pembinaan sepakbola menjadi perhatian pemerintah kota,” jelas Windarti.

Windarti juga berpesan kepada para suporter PPSM Sakti agar bisa menjaga ketertiban dan keamanan di mana pun PPSM Sakti berlaga. “Jangan sampai sepakbola menjadi momok, tapi jadikan sepakbola sebagai hiburan,” pesan Windarti.

Tim PPSM Sakti kemarin juga mengenalkan jersey yang akan dipakai untuk laga kandang dan tandang. Saat laga kandang, pemain akan memakai kostum dengan warna kebesaran oranye dengan corak loreng macan warna hitam. Sedangkan jersey away berwarna hitam dengan background kepala macan berwarna oranye yang menambah kegarangan PPSM Sakti. (cr3/ton)

Tinggalkan Komentar: