Tak Kuat Menanjak, Kontainer Terguling

324
LUMPUH TOTAL : Kontainer dengan nopol B 9333 LR terguling karena tak kuat melewati tanjakan Gombel, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUMPUH TOTAL : Kontainer dengan nopol B 9333 LR terguling karena tak kuat melewati tanjakan Gombel, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Sebuah truk kontainer yang gagal melewati tanjakan Gembol, Bawen, akhirnya terguling hingga memakan seluruh badan jalan, Kamis (20/4) kemariin, pukul 07.00. Truk kontainer yang bermuatan biji plastik dengan nopol B 9333 LR tersebut, dikemudikan oleh Andi Kurniawan, 32, warga Darupono, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum terguling kontainer hendak mendahului truk lain bernopol H 1995 DH yang dikemudikan Totok Mujiharto, 45, warga Lingkungan Tambaksari, Tambakboyo, Ambarawa Kabupaten Semarang. Dimana kontainer yang dikemudikan Totok tersebut bermuatan produk kecantikan dan keperluan mandi. “Saya dari Kota Semarang menuju arah Purwokerto,” ujar Totok di lokasi kejadian.

Saat itu, posisi truk yang dikemudikan oleh Totok, sedang berhenti di lajur paling kiri karena oli mesin bocor. “Tahu-tahu dari arah depan dihantam kontainer yang dikemudikan Andi,” katanya.

Karena nggelondor, bagian kepala kontainer Andi oleng, langsung menghantam kepala kontainer yang dikemudikan Totok. Beruntung, saat adu kepala tersebut Totok tidak berada di dalam kendaraan. Sementara Andi, mengalami luka memar di bagian tangan akibat benturan. Kondisi tersebut mengakibatkan akses Jalan Ungaran-Bawen lumpuh total. Kendaraan mengular hingga 4 kilometer lebih akibat peristiwa tersebut.

Beberapa saksi mata mengungkapkan bahwa sebelumnya, kontainer yang dikemudikan Andi sempat berhenti di sebelah kontainer yang dikemudikan Totok. “Entah apa yang dibicarakan saya tidak tahu,” ujar salahsatu warga setempat Prayitno, 38.

Tidak lama kemudian, truk yang dikemudikan Andi kembali berjalan sementara kontainer Totok tetap berhenti. “Tahu-tahu truk itu (yang dikemudikan Andi) nggelondor pas di tanjakan dan kepalanya menghantam satunya (yang dikemudikan Totok),” katanya.

Tak lama berselang, anggota dari Sat Lantas Polres Semarang dan Unit Laka Polsek Ambarawa sampai di lokasi dan mengatur arus lalulintas. Terjadinya kemacetan, karena posisi truk melintang memenuhi seluruh badan jalan.

Petugaspun memberlakukan contraflow atau lawan arus memanfaatkan ruas jalan Bawen menuju Ungaran. Hal itu dilakukan karena antrean kendaraan dari arah Bawen cukup panjang hingga lingkungan Harjosari, Bawen.

Satu mobil derek kecil dan dua armada forklift milik PT Apac Inti Corpora Bawen juga dikerahkan dalam proses evakuasi badan kontainer dan truk. Proses evakuasi sendiri memakan waktu lebih dari 1 jam. Lantaran muatan truk harus dilepaskan terlebih dahulu. Setelah dievakuasi, kedua kontainer tersebut diamankan ke kantor Polsek Ambarawa. Sementara itu, kedua sopir tersebut masih dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Mahfudi mengatakan kondisi jalan Semarang-Solo usai dilakukan evakuasi sudah kembali lancar.  “Usai kejadian kami berlakukan coutraflow (melawan arus) di sisi jalan dari Solo menuju ke Semarang,” ujarnya. (ewb/ida)

Tinggalkan Komentar: