Pandawa Ajang Melestarikan Budaya Jawa

474
BEREKSPRESI : Para siswa SMA N 1 Muntilan menampilkan drama Rama dan Shinta untuk memeriahkan acara Pandawa, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
BEREKSPRESI : Para siswa SMA N 1 Muntilan menampilkan drama Rama dan Shinta untuk memeriahkan acara Pandawa, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MUNGKID – Drama Rama dan Shinta mewarnai puncak acara Pagelaran Budaya Siswa (Pandawa) ke-3, yang digagas OSIS SMA Negeri 1 Muntilan Kabupaten Magelang. Acara yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dihadirkan untuk mengenalkan tokoh-tokoh pewayangan serta menyampaikan pesan bermakna dengan cara menarik.

Kemandirian dan kreativitas siswa diuji dalam pelaksanaan. Para pemeran, pengisi suara, penata panggung, dan segala sesuatu yang terlibat di dalamnya merupakan buah karya siswa. “Kami angkat cerita pewayangan yang berbeda-beda setiap acara Pandawa yang digelar tiga tahun sekali ini,” kata penanggungjawab acara Tri Lestari Asmoro Wati, di sela acara, Kamis (20/4).

Ia mengaku, konsistensi ini tak lepas dari Pandawa yang berlatar belakang kearifan lokal. Terlihat dari acara yang kental dengan nuansa Jawa. “Mereka memakai busana adat Jawa dan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa daerah, supaya nggak lupa dengan Bahasa Jawa, serta lembut perkataannya,” tutur guru Seni dan Budaya yang akrab disapa Trila tersebut.

Selain wayang orang, lanjut dia, beragam eskstrakurikuler juga ditampilkan. Seperti tari tradisional, tari kreasi, dance, karate, taekwondo, paskibakra, teater, grup musik dan paduan suara. “Acara ini memadukan perbedaan menjadi harmonisasi kesenian yang indah,” tambahnya.

Kepala SMA N 1 Muntilan, Syamhadi menambahkan, acara bertajuk Abirukmo Atmajati ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan nonakademik. Termasuk sebagai wadah hobi dan bakat siswa. Juga melestarikan budaya.”Kemampuan akademik juga harus didukung kemampuan nonakademiknya. Sehingga bisa jalan beriringan,” ucapnya didampingi Wakasek Bidang Kesiswaan Sri Budiyarti.

Siswa kelas XI IPS 3, Klareza Deotavian Ardeyanto mengaku senang terlibat dalam acara akbar itu. Dia merasa, kecintaan terhadap budaya nusantara semakin kuat. “Kita nggak fokus hanya pelajaran saja, tapi juga diselingi dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tutur anggota OSIS itu.

Acara Pandawa diakhiri dengan pemilihan Mas Mbak SMAN 1 Muntilan. Yang terpilih dari ajang ini, akan didukung penuh untuk ikut Mas Mbak Kabupaten Magelang. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here