Khatamkan Alquran Bersama Para Narapidana

615
KHATAMAN QURAN : Koordinator nasional mengaji area Demak, Zayinul Fata bersama Kepala Rutan Demak Sutrasno ikut mengaji dan mengkhatamkan Alquran bersama narapidana, kemarin.(WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHATAMAN QURAN : Koordinator nasional mengaji area Demak, Zayinul Fata bersama Kepala Rutan Demak Sutrasno ikut mengaji dan mengkhatamkan Alquran bersama narapidana, kemarin.(WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ada yang menarik di rumah tahanan (Rutan) Demak, kemarin. Para narapidana dan tahanan mengkhatamkan pembacaan Alquran 30 juz. Dari 2014 napi dan tahanan, 150 di antaranya membaca secara langsung ayat-ayat suci Alquran. Satu orang kebagian 1 juz. Karena itu, sekali pembacaan langsung khatam 5 kali.

Koordinator kegiatan, Zayinul Fata mengatakan bahwa mengaji dengan mengkhatamkan Alquran secara serentak di 546 rutan dan lembaga pemasayarakatan (LP) termasuk di Rutan Demak ini merupakan kelanjutan dari program nusantara mengaji yang sebelumnya digelar di pondok-pondok pesantren (ponpes). Selain untuk meningkatkan kesalehan ibadah kepada Allah SWT, juga untuk menambah kualitas kesalehan sosial, utamanya para warga binaan di Rutan Demak.

“Dari khataman Alquran ini, dapat diambil hikmahnya bahwa warga binaan  juga dapat diajak untuk berbuat lebih baik. Pihak Rutan pun welcome, sehingga pembinaan kerohanian ini dapat dijalankan dengan lancar,” kata Zayinul Fata, Sekretaris DPC PKB Demak ini.

Menurutnya, warga binaan rata-rata masih muda atau usia produktif. Kepala Rutan Demak, Sutrasno menambahkan, adanya khatmil quran bersama tersebut dinilai dapat membantu semangat warga binaan untuk hidup lebih baik lagi. “Ini juga dalam rangka Hari Pemasyarakatan Nasional. Kami diinstruksikan untuk mengkhatamkan Alquran bagi yang muslim,” ujarnya.

Selain mengaji Alquran, dalam kegiatan keseharian, warga binaan juga melakukan acara keagamaan secara rutin, termasuk salat Dhuha. “Alhamdulillah khataman Alquran nasional mengaji ini diiikuti semua napi dan tahanan, termasuk para pegawai Rutan Demak ini. Tercatat ada 99 tahanan dan 115 napi dan 30 pegawai yang turut mensukseskan khatmil Quran ini,” kata pria asal Sleman, Jogjakarta ini.

Dia mengatakan, kapasitas napi dan tahanan Rutan Demak sebetulnya hanya sekitar 100 orang. Namun, dengan banyaknya warga binaan, kini Rutan Demak menampung sebanyak 214 orang. “Ada beberapa napi yang kita pindahkan ke LP lain, baik di LP Bulu Semarang maupun di LP Pati maupun di LP anak di Kutoarjo,” katanya. (hib/ida)

Tinggalkan Komentar: