Bagaimana Salat Nabi sebelum Isra?

872

Tanya Jawab Agama Islam

Bersama DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag

Pengasuh  Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah Wonosari Ngaliyan Semarang

Dosen UIN Walisongo Semarang

di Harian Jawa Pos Radar Semarang

Bagi pembaca yang budiman, yang ingin bertanya apa saja seputar agama Islam. Bisa dikirim via SMS ke nomor HP: 08992777834/085640641611.

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum Bapak DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag di Jawa Pos Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Berkaitan dengan peristiwa Isra dan Mikraj, sering kita dengar keterangan bahwa nabi membawa oleh-oleh berupa kewajiban salat lima waktu kepada umatnya. Dan pada saat itu pula salat mulai dikerjakan dan menjadi beban taklif bagi umat Islam sedunia. Lalu bagaimana dengan keadaan sebelum adanya Isra Mikraj? Apakah nabi melaksanakan salat? Lalu bagaimana salat nabi? Apakah sama dengan yang sekarang kita laksanakan?

Demikian pertanyaan saya, terima kasih atas penjelasan dan jawaban bapak. Wassalamu’alaikum Warahmatullah.

Habiburrahman, di Semarang 089655412993

Jawaban:

Wa’alaikumussalam Warahmatullah Saudara Habiburrahman di Semarang yang saya hormati dan juga dirahmati Allah SWT. Salat adalah perintah terpenting yang diserukan Nabi SAW kepada umatnya sebagaimana beliau memerintahkan mereka untuk bersikap jujur, menjaga kehormatan dan lain sebagainya.

Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwa sebelum adanya peristiwa Isra dan Mikraj, Nabi Muhammad sudah pernah melaksanakan salat malam. Berkaitan dengan ini, pernah ada sahabat yang bertanya kepada Aisyah RA tentang salat malamnya Rasulullah SAW, Aisyah RA menjawab:

Pernahkan Anda membaca surat ini (surat Al-Muzammil)? Sesungguhnya Allah mewajibkan salat malam seperti di awal surat ini. Maka Nabi SAW dan para sahabatnya melaksanakan salat malam selama setahun, sampai kaki mereka bengkak, dan Allah tidak menurunkan ayat-ayat akhir surat ini selama 12 bulan. Kemudian Allah menurunkan keringanan untuk salat malam seperti disebutkan pada akhir surat ini, sehingga salat malam hukumnya anjuran, setelah sebelumnya kewajiban. (HR. Nasai 160, Ibnu Khuzaimah 1127).

Mengenai tata cara salat nabi sebelum adanya Isra Mikraj, kami menjawab tidak ada keterangan yang jelas tentang ini. Boleh jadi, salat yang dilakukan nabi sama dengan yang dilakukan nabi terdahulu, atau berbeda seperti salat yang kini dilakukan umat muslim sedunia.

Imam ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang masalah ini, beliau menjawab; Yang kami tahu, bahwa Rasulullah SAW telah melaksanakan salat sebelum peristiwa Isra Mikraj, di pagi dan sore hari. Lebih lanjut dikatakan dalam Fatawa Syabakah Islamiyah, mengetahui masalah ini tidak memberikan banyak manfaat. Karena kita beribadah kepada Allah sesuai dengan apa yang Allah perintahkan untuk kita, dan yang sudah ditetapkan dalam syariat setelah sempurna. (No. 41207)

Demikian jawaban yang dapat saya sampaikan semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. Wallahu a’lam bishshowab. (*/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here