Pencuri Helm di Balai Kota Diringkus

374
PENCURI HELM DI BALAI KOTA: Hadi Pramana, pencuri helm di lingkungan Balai Kota Semarang, tertangkap basah saat jalankan aksinya, kemarin (19/4). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
PENCURI HELM DI BALAI KOTA: Hadi Pramana, pencuri helm di lingkungan Balai Kota Semarang, tertangkap basah saat jalankan aksinya, kemarin (19/4). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pengunjung balai kota maupun para pegawai Pemkot Semarang, beberapa waktu terakhir ini dibuat geram oleh pencuri helm. Sudah ada belasan bahkan puluhan helm hilang saat kendaraan diparkir di lingkungan balai kota.

Saking seringnya kasus helm hilang, sejumlah pihak pun melakukan pantauan. Dan benar saja, Rabu (19/4) kemarin, pelaku kembali beraksi. Seorang pria mengendarai Yamaha Jupiter Z bernopol H 5930 NR masuk ke lingkungan balai kota tanpa mengenakan helm.

Gerak-gerik mencurigakan pemuda bertato tersebut rupanya telah dipantau Winarso, salah seorang cleaning service Pemkot Semarang. Dia sudah mencurigai pelaku sejak sehari sebelum kejadian. Sehari sebelumnya pelaku datang ke balai kota dan hampir 1 jam muter-muter di balai kota. ”Saya juga telah melaporkannya ke petugas Satpol PP agar mewaspadai jika pelaku datang di balai kota. Dan ternyata benar, dia datang lagi,” katanya.

Sementara, petugas Satpol PP Kota Semarang Ari Wibowo mengatakan, saat akan ditangkap pelaku pura-pura jalan meninggalkan kendaraannya. Beruntung, pelaku langsung ditangkap dan sempat menjadi aksi bulan-bulanan warga.

Ari menambahkan, pelaku sudah diawasi oleh anggota satpol yang bertugas di tempat tersebut usai mendapat kiriman foto dari warga melalui handphone. Hasil pengamatannya, pelaku telah dua kali keluar masuk ke balai kota tanpa mengenakan helm.

”Tadi pagi (kemarin) sekitar pukul 10.00 dia masuk sendirian pakai motor tanpa pakai helm, terus keluar lagi. Kemudian sekitar pukul 12.00, dia masuk balai kota lagi, ya tanpa helm. Kemudian diawasi dan pas ngambil helm itu ditangkap,” jelasnya.

Pelaku kemudian diamankan di pos penjagaan. Dia bernama Hadi Pramana, 21, warga Wonosari, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, seorang juru parkir Pasar Bulu. Awalnya dia mengaku baru sekali mencuri helm di lingkungan balai kota. Namun setelah dicecar, dia mengaku empat kali.

Dia memilih balai kota sebagai sasaran pencurian karena aksesnya cukup mudah dan penjagaan tidak begitu ketat. Saking mudahnya dia pun mengulangi perbuatannya. Helm hasil curian dijual di kawasan Kokrosono seharga Rp 50 ribu. ”Curi helm di balai kota total sekitar 4 kali,” akunya.

Diduga aksi dilakukan lebih dari empat kali mengingat sudah belasan orang yang kehilangan helm. Bahkan satu orang telah kehilangan helm lebih dari tiga kali di balai kota.

Seperti Awan, 31, seorang pengunjung balai kota. ”Saya sudah empat kali lebih kehilangan helm di sini. Pertama di belakang gedung DPRD. Kemudian ketika saya parkir di samping Gedung Moch Ikhsan. Bahkan itu dua helm sekaligus yang ada di atas motor saya,” akunya.

”Kemudian ketika saya parkir di dekat genset (belakang gedung Moch Ikhsan). Dan terakhir satu minggu lalu saat saya parkir di samping gedung DPRD,” imbuhnya.

Dugaan lebih dari empat kali beraksi diperkuat pelaku diamankan di pos penjagaan balai kota. Banyak pegawai balai kota yang datang dan mengeluhkan hal serupa. ”Saya juga pernah kehilangan helm di sini, ini to pelakunya,” ujarnya. (mha/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here