Begini Suasana Nusantara Mengaji di Lapas Magelang

1301

MAGELANG– Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Kota Magelang mengikuti kegiatan Nusantara Mengaji dengan mengkhatamkan Al Quran, pagi tadi (20/4). Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Bhakti Kemasyarakatan ke 53 ini diharapkan memberikan siraman rohani bagi para narapidana.

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak di seluruh Lapas dan Rutan di Indonesia itu merupakan hasil kerjasama Kementrian Hukum dan HAM bersama dengan koordinator kegiatan Nusantara Mengaji yang diprakarsai KH Muhaimin Iskandar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH Yusuf Chudlori, Kepala Lapas kelas II Magelang Budi Sarwono, Koordinator Nusantara Mengaji Magelang Abdul Malik dan sejumlah pengurus gerakan Nusantara Mengaji dari Kota dan Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At Taqwa itu dimulai dengan shalat Dhuha bersama.
Kemudian siraman rohani oleh KH Yusuf Chudlori dilanjutkan khataman Al Quran oleh seluruh narapidana.

“Kegiatan ini diikuti oleh 120 narapidana dan 30 anggota Nusantara Mengaji Magelang. Kita berharap semangat membaca dan membumikan Al Quran ini juga tertanam pada kawan kawan yang tinggal di sini,” kata Koordinator Nusantara Mengaji Abdul Malik.

Setiap Narapidana, katanya diwajibkan membaca Al Quran satu juz. “Hampir semua warga binaan di sini ternyata fasih membaca Al Quran,” katanya.

Kepala Lapas Magelang Budi Sarwono mengapresiasi kegiatan Nusantara Mengaji ini. Selain membantu menanamkan gerakan membaca Al Quran kegiatan ini juga bagian asimilasi warga binaan. “Asimilasi itu tidak hanya keluar lembaga saja tapi kedalam juga bisa. Mereka bisa bergaul dengan masyarakat luas seperti saat ini,” paparnya.

KH Yusuf Chudlori dalam ceramahnya menghimbau kepada warga binaan untuk membiasakan membaca Al Quran. Juga puasa Sunnah. Hal ini, katanya jadi bagian untuk proses pengendalian diri. “Membaca Al Quran itu juga bisa untuk menyegarkan rohani kita. Pikiran jadi tenang dan perasaan jadi lebih rileks,” katanya.

Pengurus Nusantara Mengaji Kabupaten Magelang Suwarsa menambahkan kegiatan Nusantara mengaji ini tidak membatasi golongan maupun kelompok tertentu. Dia berharap aksi positif ini menjadi virus yang terus disebarkan ke semua lapisan masyarakat khususnya yang beragama muslim. (vie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here