Antisipasi Tamasya Al Maidah, Polres Razia Pantura

1949
RAZIA : Kapolres Batang turun tangan langsung dalam razia antisipasi Tamasya Al Maidah yang akan menuju di Jakarta, Selasa (18/4) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAZIA : Kapolres Batang turun tangan langsung dalam razia antisipasi Tamasya Al Maidah yang akan menuju di Jakarta, Selasa (18/4) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG – Jajaran Polres Batang melakukan razia jalur pantura, guna mengantisipasi gerakan masyarakat dalam rangka Tamasya Al Maidah, di Alun-Alun Batang, Selasa (18/4) kemarin. Menyusul pemilihan Gubernur DKI Jakarta putaran kedua, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono ini, mengerahkan 450 personel atau 273 anggota. Razia kali ini dikhususkan kepada kendaraan pribadi, mini bus maupun bus angkutan umum.

Petugas memeriksa satu persatu kendaraan yang dihentikan, mulai dari surat surat, identitas penumpang maupun barang-barang bawaan. Sasaran petugas adalah senjata tajam, senjata api maupun bahan peledak. Razia ini guna mengantisipasi Tamasya Al Maidah esok hari.

Kapolres Batang mengatakan bahwa kegiatan ini menyikapi kebijakan dan perintah pimpinan untuk membatasi dan menyekat. Kalau bisa menggagalkan upaya-upaya masyarakat yang akan Tamasya Al Maidah.

“Polres Batang siap membantu pemerintah DKI Jakarta yang akan melaksanakan pesta demokrasi agar bisa terlaksana secara kondusif dengan cara melakukan pencegahan. Kami bukan orang Jakarta, kalau sengaja datang dengan hari dan tanggal yang sama dengan pelaksana Pilkada, sama saja secara tidak langsung melakukan intervensi,” kata Kapolres Batang AKBP Juli Agung Pramono didampingi Kabag Ops Kompol Hartono dan Kasubbaghumas AKP Warsito.

Menurut AKBP Agung, Polres Batang memiliki tugas untuk mengamankan suasana agar tercipta situasi aman, nyaman dan kondusif, terutama warga masyarakat Batang atau masyarakat umum yang melintas di jalur pantura Batang agar tidak mengikuti atau membatalkan Tamasya Al Maidah.

“Kami mengupayakan dengan menyekat, merazia, apabila membawa senjata tajam atau benda-benda lain yang membahayakan dan mengganggu Kamtibmas, kami akan memerintahkan balik kanan pulang ke kampungnya masing-masing,” tegas Kapolres.

Terkait warga Batang sendiri, kata Kapolres, belum ada warga Batang atau ormas yang berangkat secara rombongan.¬†“Tapi tidak menutup kemungkinan, perorangan ikut berangkat. Karena itu, kami akan terus melakukan pemantauan,” tandas Kapolres.

Pada razia kali ini, imbuhnya, selain memeriksa orang, barang, termasuk moda transportasi atau alat angkut lainnya yang tujuan utamanya adalah Tamasya Al Maidah. Razia akan dilaksanakan sampai besok, Rabu subuh (19/4). (han/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here