Ribuan Pelayat Iringi Pemakaman Ibunda Bupati

1914
BERDUKA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat membacakan doa di pusara ibundanya, Hj Chairiyah binti H Fadjari, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERDUKA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat membacakan doa di pusara ibundanya, Hj Chairiyah binti H Fadjari, kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN – Ribuan pelayat dari berbagai penjuru daerah, melakukan takziyah atau melayat ibunda Bupati Pekalongan yaitu Ibu Hj Chairiyah binti H Fadjari yang meninggal pada hari Minggu siang (16/4) kemarin, pada usia 89 tahun. Mereka dari berbagai kalangan profesi dan tingkat sosial, baik laki-laki maupun perempuan, mulai dari pejabat, alim ulama hingga masyarakat biasa.

Saking banyaknya pelayat, sepanjang jalan Desa Kranji hingga Jalan Raya Kedungwuni, Senin pagi (17/4) kemarin, sempat terjadi kemacetan panjang. Lantaran , antrean kendaraan yang sangat banyak, mulai dari kendaraan roda dua hingga mobil tertata rapi. Sehingga, dilakukan pengamanan lalu lintas jalan oleh Sat Lantas Polres Pekalongan, Satpol PP dan Pemuda Ansor.

Para pelayat yang hadir, di antaranya Sekjen PPP yang juga anggota DPR RI Arsul Sani; Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H Sukirman; Wakil Bupati Pekalongan Hj Arini Harimurti didampingi suami yang juga mantan Bupati Pekalongan sebelumnya, H Amat Antono; Ketua DPRD Hj Hindun; Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan; Dandim 0710/Pekalongan Letkol; Kajari Kabupaten Pekalongan Yeni Trimulyani; Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan H Ahmadi; Sekda Dra Mukaromah Syakoer; beserta para kepala OPD se-Kabupaten Pekalongan, Ketua Dewan Suriah PCNU Kabupaten Pekalongan KH Muhammadun Jundi beserta para kiai sepuh lainnya.

Ucapan duka cita juga disampaikan oleh ribuan pelayat yang langsung diterima Bupati Pekalongan beserta istri. Bahkan, ucapan belasungkawa berupa karangan bunga datang dari orang nomor satu di negeri ini, yaitu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo MIP, para bupati/wali kota dan Muspida se-Jawa Tengah, OPD se-Kabupaten Pekalongan, Lembaga BUMN/BUMD, lembaga vertikal, media massa dan para pribadi lainnya.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat akan melepas almarhumah ibundanya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang berkenan hadir mendoakan almarhumah. Bupati juga menyampaikan permohonan maaf, kepada seluruh warga Kranji khususnya dan masyarakat Kabupaten Pekalongan pada umumnya, atas kekhilafan almarhumah jika memang ada. “Kami mohon barokah doa dari seluruh hadirin dan segenap masyarakat Kabupaten Pekalongan agar ibu kami khusnul khotimah. Amiin,” kata Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi.

Selesai upacara pelepasan oleh pihak keluarga, selanjutnya jenazah dibawa ke masjid untuk disalatkan. Ribuan jamaah lelaki mengiringi dan ikut mensalatkan, dengan imam Habib Abdullah Baqir Al Athos dari Pekalongan. Selanjutnya, jenazah dikebumikan di makam desa setempat. Innalillahi waa innailaihi rojiun. (thd/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here