33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Jadi MC karena Passion

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

NEELA Wijaya sudah 5 tahun menekuni profesi sebagai master of ceremony atau MC. Sebelumnya, ia pernah bekerja di sejumlah tempat. Namun karena passion, ia lebih menyenangi profesi sebagai MC. Dara kelahiran Semarang, 21 Juli 1992 ini, mulai aktif menjadi MC sejak 2012. Selain sebagai MC, ia juga aktif bekerja di sebuah Wedding Organizer (WO). ”Suka, karena sesuai passion sih, dan Alhamdulillah dikasih jalan terus jadi MC. Selain MC, sometimes aku ngurus WO juga,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Di sela bekerja, Neela tercatat sebagai mahasiswi tingkat akhir jurusan manajemen Unisbank Semarang. Baginya, pendidikan tetaplah penting.

Sebagai MC, Neela memiliki suka duka saat bertugas membawakan sebuah acara. Ia mengingat kejadian yang tidak pantas dilakukan penonton seperti mencubit atau berkata-kata kasar.

”Hampir semua job aku ambil, tapi aku menghindari job acara nonton bareng sepak bola. Yang pertama karena waktunya malem banget. Yang kedua, pernah kejadian gak enak, dilempar sama suporter, pernah dicubitin dan macemmacem. Apalagi kalau suporter daerah ya biasanya,” kenangnya.

Namun putri pertama pasangan Umar dan Rus Besari Wijaya ini selalu bersyukur dengan apa yang dijalani sebagai tanggung jawabnya. ”Ngatasinya dengan cara sabar pastinya, dan bersyukur masih ada yang menyukai karyaku dalam hal ini caraku membawakan acara,” ungkap Neela.

Ke depan, Neela bercita-cita memiliki bisnis fashion. Ia berkeinginan membuat label fashion sendiri. Dengan usahanya itu, ia berharap bisa menjadi wanita yang sukses dan mandiri. (mg30/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...