Dikeroyok, Tewas Dibacok

Diduga Salah Sasaran

705

MAGELANG– Diduga akibat salah sasaran, BBG, 27, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, meregang nyawa akibat dibacok senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal di depan sebuah minimarket daerah Kebonpolo. Korban menderita luka di dahi, kepala bagian belakang dan tangan.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo menjelaskan, penganiayaan tersebut terjadi Minggu (16/4) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, BBG dan rekannya berinisial RS, 25, sedang duduk-duduk di depan minimarket. Tiba-tiba datang sekelompok orang dan langsung menyerang keduanya.

“Korban BBG meninggal dunia di RST Kota Magelang sedang korban RS hanya luka tangan, jari terpotong” jelas Hari.

Berdasarkan penyelidikan dan interogasi terhadap korban selamat, RS mengaku tidak mengenal pelaku penyerangan. Polisi masih memeriksa 13 saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. “Tapi bisa jadi dari 13 saksi tersebut ada yang ditetapkan menjadi tersangka karena ada dugaan kuat terlibat,” tandas Hari.

Dalam olah TKP, ditemukan sebilah sabit, satu sepeda motor, dan baju berlumuran darah. “Sebilah sabit belum kami tetapkan sebagai barang bukti, tapi kuat dugaan sajam tersebut sebagai alat penyerangan yang digunakan pelaku penyerangan,” beber Hari.

Hari menduga, penyerangan oleh sekelompok orang terhadap korban adalah salah sasaran. Kuat dugaan korban tidak tahu permasalahan awal. Hari membantah kejadian tersebut merupakan tawuran.  “Informasi yang kami peroleh, penyerangan tersebut diawali karena masalah wanita. Perselisihan AW, 17, dengan SDR. AW tidak terima perkataan SDR, dan AW meminta bantuan AG, AR. Kemudian AW berkelompok mendatangi SDR. Namun ternyata salah sasaran,” beber Hari. (cr3/ton)