33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Dikeroyok, Tewas Dibacok

Diduga Salah Sasaran

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

MAGELANG– Diduga akibat salah sasaran, BBG, 27, warga Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, meregang nyawa akibat dibacok senjata tajam oleh sekelompok orang tak dikenal di depan sebuah minimarket daerah Kebonpolo. Korban menderita luka di dahi, kepala bagian belakang dan tangan.

Kapolres Magelang Kota AKBP Hari Purnomo menjelaskan, penganiayaan tersebut terjadi Minggu (16/4) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, BBG dan rekannya berinisial RS, 25, sedang duduk-duduk di depan minimarket. Tiba-tiba datang sekelompok orang dan langsung menyerang keduanya.

“Korban BBG meninggal dunia di RST Kota Magelang sedang korban RS hanya luka tangan, jari terpotong” jelas Hari.

Berdasarkan penyelidikan dan interogasi terhadap korban selamat, RS mengaku tidak mengenal pelaku penyerangan. Polisi masih memeriksa 13 saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. “Tapi bisa jadi dari 13 saksi tersebut ada yang ditetapkan menjadi tersangka karena ada dugaan kuat terlibat,” tandas Hari.

Dalam olah TKP, ditemukan sebilah sabit, satu sepeda motor, dan baju berlumuran darah. “Sebilah sabit belum kami tetapkan sebagai barang bukti, tapi kuat dugaan sajam tersebut sebagai alat penyerangan yang digunakan pelaku penyerangan,” beber Hari.

Hari menduga, penyerangan oleh sekelompok orang terhadap korban adalah salah sasaran. Kuat dugaan korban tidak tahu permasalahan awal. Hari membantah kejadian tersebut merupakan tawuran.  “Informasi yang kami peroleh, penyerangan tersebut diawali karena masalah wanita. Perselisihan AW, 17, dengan SDR. AW tidak terima perkataan SDR, dan AW meminta bantuan AG, AR. Kemudian AW berkelompok mendatangi SDR. Namun ternyata salah sasaran,” beber Hari. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Mendidik Karakter dengan Budaya Islami

PENDIDIKAN merupakan sesuatu kekuatan dinamis dalam kehidupan setiap individu, yang mempengaruhi perkembangan fisik, mental, emosional, sosial, dan etika. Dengan kata lain, pendidikan merupakan suatu...

Tiga Tunggal Anak Putra USM BC Lolos 8 Besar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Tiga pemain klub tuan rumah USM BC Semarang, lolos ke babak delapan besar tunggal anak putra USM Liga Bulutangkis 2018 Jawa Bali Seri...

Libatkan Lansia Dalam Pembangunan

UNGARAN - Meningkatnya angka usia harapan hidup warga Kabupaten Semarang membawa dampak bertambahnya jumlah lanjut usia (lansia) dan pra lansia. Hal itu dikatakan oleh...

Longsor Timbun Rumah Warga

MUNGKID—Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan bencana longsor. Salah satunya di Dusun Kemutuk, Desa Kemutuk, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang pada Senin (13/11) malam. Tanah...

Targetkan Akreditasi A pada 2019

SEMARANG – Universitas Muhammdiyah Semarang (Unimus) akan melakukan percepatan peningkatan kualitas pada 2019 mendatang. Salah satunya dengan menargetkan peningkatan akreditasi dan penambahan jumlah doktor. Rektor...

Sambut Imlek, Novotel Siapkan 5 Menu Baru

SEMARANG - Menyambut perayaan Imlek 2017 pada 28 Januari mendatang, Novotel Hotel Semarang, siap memanjakan lidah pencita kuliner dengan meluncurkan lima menu baru, dengan tajuk ...