Dua Pelajar Tewas Nabrak Gardu PLN

1784

SEMARANG Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arteri Soekarno-Hatta, Tlogosari, Jumat (14/4) sekitar pukul 23.30. Dua pengendara motor tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak gardu PLN di tepi jalan tersebut. Korban diketahui bernama Zikri Maulana Muhamad, 15, dan Bagus, keduanya warga Perumahan Pondok Raden Patah, Sayung, Demak. Zikri tewas seketika di lokasi kejadian, sedangkan Bagus yang mengalami luka cedera di bagian kepala tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan itu terjadi di depan Toko Omah Jones Semarang Jalan Arteri Soekarno-Hatta. Berdasarkan keterangan Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang AKP Sugito, kecelakaan maut bermula ketika dua pelajar tersebut mengendarai motor berboncengan melaju kencang dari arah barat (Citarum) menuju arah timur (Pedurungan) tanpa mengenakan helm.

“Korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol H 3474 MJ. Pengendara depan Zikri Maulana Muhamad yang memboncengkan Bagus,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (15/4) kemarin.

Sampai di lokasi kejadian, entah mengapa tiba-tiba motor yang dikendarai Zikri oleng ke kiri hingga motor menabrak trotoar. Laju motor pun semakin tidak terkendali.  Motor baru berhenti setelah menabrak gardu listrik PLN. Akibat benturan keras, kedua korban jatuh terpental dari motor yang dikendarainya.  “Diduga korban melaju dengan kecepatan tinggi dan pengendara tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Motor oleng ke kiri hingga menabrak trotoar dan gardu PLN,” paparnya.

Akibat kejadian ini, keduanya langsung tak sadarkan diri dan mengalami luka parah. Korban Zikri meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan korban Bagus, nyawanya tidak terselamatkan dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pantiwilasa Citarum untuk mendapat pertolongan.

Ditanya dugaan kedua korban terpengaruh minuman keras ataupun narkoba, Sugito belum bisa memberikan keterangan pasti. Menurutnya, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.  “Masih dalam proses penyidikan dan pengembangan penyidik laka Polrestabes. Nanti saya kabari lagi. Tidak melibatkan kendaraan lain,” katanya.

Informasi yang beredar di lokasi kejadian, kedua korban diduga usai mengonsumsi miras. Hal ini diketahui oleh beberapa warga yang saat membantu mengevakuasi, dari mulut kedua korban tercium bau alkohol yang menyengat. (mha/aro)