Ajang Unjuk Gigi Mobil Retro Classic

3376
KINCLONG: Sebanyak 100 mobil retro dipajang dalam kontes Retro Car Classic Day di PRPP Jawa Tengah, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
KINCLONG: Sebanyak 100 mobil retro dipajang dalam kontes Retro Car Classic Day di PRPP Jawa Tengah, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Ribuan mobil jenis retro dan classic, memadati area PRPP Jawa Tengah untuk meramaikan ajang otomotif Retro Car Classic Day (RCCD) 2017, Sabtu (15/4) siang kemarin. Even tersebut diramaikan dengan kontes 40 mobil jadul orisinil ataupun modifikasi yang masih bisa eksis dan mengaspal di jalan. Salah satunya mobil FIAT seri 1100 D keluaran 1961 yang sangat unik dan langka.

Ketua Panitia RCCD 2017, Fikri Adhi Wahono, mengatakan, jika acara tersebut digunakan sebagai ajang  bagi penggemar mobil retro classic se-Indonesia yang sedikitnya ada 1.000 mobil dari seluruh komunitas mobil retro. Sementara untuk kontes mobil, sengaja dibatasi 100 unit yang selanjutnya disaring dan diambil 40 mobil untuk ikut kontes.

“Kontes mobil sengaja kami batasi. Kriteria yang diambil adalah mobil keluaran tahun 1980-an ke bawah. Animonya cukup besar, jadi sebelum kontes mobil sengaja dipilih yang kondisinya orisinil dan bisa tetap jalan,”katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menuturkan, dalam kontes tersebut terdapat puluhan mobil yang cukup langka, di antaranya Citroen Mehari dan Ford Mustang keluaran 1964, Datsun P 510 produksi 1966, Toyota Corolla DX, dan masih banyak lagi.

Diakui, memiliki mobil klasik kini menjadi hobi sekaligus gaya hidup. Mobil jadul ini juga memiliki harga jual selangit.  “Saat ini banyak pencinta mobil klasik yang muncul. Punya mobil klasik merupakan suatu kebanggaan. Mobil klasik juga digunakan untuk klangenan pada suatu masa tertentu,” bebernya.

Ditambahkan, dengan adanya RCCD 2017 ini, ia berharap bisa menjadi satu cara mendongkrak sektor wisata di Kota Semarang. Di sela acara, para peserta diajak city tour untuk menikmati suasana Kota Lama di malam hari.

Ricko Putra, pemilik FIAT seri 1100 D keluaran 1961 menuturkan, jika keunikan mobil miliknya adalah pada daun pintu yang memiliki model kupu-kupu yang bisa membuka hingga 180 derajat. Selain itu, mesin dan bodi yang masih orisinil menjadi nilai tambah tersendiri. “ Even ini cukup bergengsi lantaran bisa meningkatkan pamor dari mobil yang saya miliki, dan tentunya gelar yang didapakan sangat prestisius,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri mengungkapkan, jika pihak Pemkot Semarang sangat mengapresiasi adanya gelaran RCCD yang dianggap bisa mengangkat kunjungan wisatawan untuk datang ke Kota Semarang. “Acara ini sangat unik, selain wisatawan asing juga menarik minat wisatawan dalam negeri untuk melihat mobil-mobil tua yang masih eksis di jalanan,” jelasnya. (den/aro)