Tak Kunjung Turun dari Mobil, Ternyata Tewas

573

SEMARANG – Seorang pria bernama Rudi Gunawan Sugio Utomo, 37, warga Taman Batan Timur 4 Kelurahan Miroto, Semarang Tengah, ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Ayla H 8907 JE, tepat di depan Cafe Alibi di Jalan Veteran Semarang, Kamis (13/4).

Ditemukan tewas sekitar pukul 23.00. Mobil yang dikendarai korban berhenti di depan Cafe Alibi dalam kondisi mesin masih menyala.

Kali pertama diketahui tukang parkir Cafe Alibi, Gunawan, 33. Awalnya ia melihat mobil milik korban berhenti dalam kondisi mesin masih menyala. Namun ia curiga karena mobil tersebut berhenti cukup lama. Sedangkan pengemudinya tidak keluar. ”Saat saya cek, korban masih di dalam. Saya kira korban tidur. Tapi mesin mobil dalam kondisi masih hidup,” kata saksi.

Gunawan yang curiga berusaha melakukan pengecekan. Ia berusaha membangunkan korban dengan menggedor pintu mobil. Namun korban tidak bergerak. Atas hal itu, ia kemudian melaporkan ke teman-temannya untuk selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Tim kepolisian dari Polsek Semarang Selatan dan tim Inafis Polrestabes Semarang, tak lama kemudian tiba di lokasi kejadian. Petugas sempat kesulitan karena mobil tersebut dalam kondisi terkunci. Sedangkan korban tidak ada indikasi bergerak. Petugas terpaksa memecah kaca pintu mobil tersebut. ”Sudah ditunggu kurang lebih 15 menit, tapi korban tidak bergerak, petugas terpaksa memecah kaca pintu mobil,” kata Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sapari, kemarin.

Dikatakannya, begitu petugas berhasil membuka pintu mobil, diketahui korban dalam kondisi tidak bernapas. Setelah dicek, ternyata telah meninggal. ”Mesin mobil dan Air Condition (AC) juga masih menyala,” imbuhnya.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim kepolisian tidak menemukan tanda-tanda adanya penganiayaan. Sehingga sementara kepolisian menduga korban meninggal akibat sakit. ”Kami sudah melakukan identifikasi dengan memeriksa tubuh korban, tidak ada luka. Diduga meninggal akibat sakit kambuh seperti terkena serangan jantung,” terang Sapari. Untuk memastikan lebih lanjut, korban akhirnya dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk dilakukan pemeriksaan medis. Pihaknya juga telah menghubungi keluarga korban. (amu/zal/ce1)