SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang terus menggeber sosialisasi penggunaan satu kartu multifungsi kepada masyarakat. Kartu Semarang Hebat ini digadang-gadang menjadi kartu pertama di Indonesia yang mengusung sistem cashless society multifungsi.

Hampir setiap program Pemkot Semarang, nantinya disinergikan menggunakan Kartu Semarang Hebat ini. Mulai dari E-Retribusi, beasiswa, hingga kartu identitas miskin. Selain itu, kartu ini juga bisa digunakan untuk transaksi pembelian di dalam dan luar negeri.

”Fungsinya sebagai kartu debit sekaligus kartu tabungan menggunakan sistem ’single’ data dan single card. Bisa digunakan transaksi pembayaran di dalam dan luar negeri. Kemudian juga bisa digunakan untuk pembayaran BRT, bayar tol, dan transaksi belanja,” terang Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, kemarin.

Ita, sapaan akrab Hevearita, menambahkan, kartu ini dibilang multifungsi karena bisa digunakan dalam transaksi apa pun dengan mudah, aman dan cepat. ”Misalnya khusus untuk warga yang kurang mampu, nanti menggunakan private label. Dulunya kan ada kartu identitas miskin, akan dikonversi menjadi Kartu Semarang Hebat. Program beasiswa pendidikan untuk warga miskin misalnya. Data semua program bisa masuk,” katanya.

Pemakaian Kartu Semarang Hebat ini diharapkan mampu menggeliatkan sistem cashless society, yakni transaksi keuangan tidak lagi menggunakan uang tunai, tetapi dalam bentuk kartu, baik berupa kartu kredit, kartu debit, maupun cash card.

”Bahkan nanti beli tahu gimbal aja bisa pakai kartu tap cash, karena duitnya sudah ada di satu kartu. Misalnya harga makanan Rp 100 ribu, kalau diskonnya ada komanya, kan nyusuki uang kembalian. Nah, pakai tap cash transaksi bisa lebih mudah. Tidak pakai uang tunai, tapi uangnya langsung masuk ke bank,” katanya. (amu/zal/ce1)