Meriah, Lomba Tumpeng HUT Dharma Pertiwi

519
ADU KREATIVITAS: Ketua Dharma Pertiwi Daerah D, Dewi Tatang Sulaiman saat berbincang dengan peserta lomba menghias tumpeng.(NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ADU KREATIVITAS: Ketua Dharma Pertiwi Daerah D, Dewi Tatang Sulaiman saat berbincang dengan peserta lomba menghias tumpeng.(NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG—Menyemarakkan HUT Dharma Pertiwi ke-53, Jumat (13/4) lalu digelar berbagai lomba. Di antaranya lomba paduan suara mars dan hymne Dharma Pertiwi serta lomba nasi tumpeng. Kegiatan yang berlangsung di Aula Persit Kartika Chandra Kirana Kodam IV/Diponegoro tersebut diikuti 7 tim dari Persit Kartika Chandra Kirana, Pia Ardhya Garini, dan Jalasenastri wilayah Jateng dan DI Jogjakarta.

“Lomba ini bertujuan untuk melestarikan tradisi membuat tumpeng sebagai tanda rasa syukur kita kepada Tuhan YME. Sedangkan lomba paduan suara dimaksudkan untuk menyosialisasikan lagu sekaligus memahami makna yang tersit dalam lagu mars dan hymne Dharma Pertiwi,” jelas Ketua Dharma Pertiwi Daerah D, Dewi Tatang Sulaiman, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dewi mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar agar lomba tersebut tidak dipandang sebagai hal sepele. Namun peserta harus bersungguh-sungguh, serta yang terpenting lagi bisa mengambil hikmahnya.

Usai membuka lomba, Dewi langsung meninjau lomba menghias tumpeng. Dalam lomba ini  ada beberapa kriteria penjurian, di antaranya kebersihan dan kerapian, kreativitas, seni penyajian, komposisi, citarasa dan kekompakan.

Di akhir acara, dewan juri memutuskan tim dari Pia Ardhya Garini Cabang 3/G II Lanud Adi Sumarmo tampil sebagai juara I lomba paduan suara, disusul juara II tim Pia Ardhya Garini Cabang BS AAU Jogjakarta, dan juara III tim Dharma Pertiwi Koorcab Surakarta.

Untuk lomba menghias tumpeng, juara I diraih tim Jalasenastri Cabang 4 Koorcab V Daerah Armatim,  juara II  tim Pia Ardhya Garini Cabang 3/G II Lanud Adi Sumarmo, dan juara III tim Dharma Pertiwi Koorcab DI Jogjakarta.(hid/sct/aro)