Kos Dirazia, Puluhan PL Kabur

2086
PEMBINAAN : Anggota Polsek Kajen bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan, saat mendata para penghuni kos di Desa Tanjungkulon, kemarin.(Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
PEMBINAAN : Anggota Polsek Kajen bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan, saat mendata para penghuni kos di Desa Tanjungkulon, kemarin.(Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Polsek Kajen, Polres Pekalongan bersama Satpol PP Kabupaten Pekalongan menggelar razia kos-kosan di Desa Tanjungkulon yang sebagian dihuni para pemandu lagu (PL).  Razia digelar guna menjaga situasi kondusif dan menindaklanjuti laporan warga Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan terkait adanya kegiatan malam di lingkungan kos-kosan yang dinilai mengganggu.

Dari 18 kamar yang ada dan dihuni lebih dari 20 PL, hanya 8 orang saja yang dapat dimintai keterangan, sisanya kabur saat diadakan razia. Warga mengeluhkan banyak tamu yang datang hilir mudik masuk ke area kos-kosan para PL, yang pulang pada malam hari menjelang pagi. Bahkan tidak sedikit tamu yang datang malam hari, dan tidak pulang untuk menginap di kos tersebut sehingga membuat warga terganggu.

Ketua RT 09 Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen, Rusdiyanto, mengungkapkan warga Desa Tanjungkulon merasa terganggu dengan adanya aktivitas yang dilakukan para penghuni kos-kosan. Yakni berupa suara musik yang keras dan banyaknya tamu yang datang.

Menurutnya kos tersebut digunakan untuk beristirahat, bukan untuk kegiatan hiburan malam, atau menerima tamu dengan membunyikan musik yang keras, dan menganggu istirahat warga sekitar.

“Kami terpaksa lapor ke Polres Pekalongan, karena pemilik kos sudah kami tegur tidak direspon. Bahkan terkesan membiarkan aktivitas penghuni kos, dengan menyetel musik dengan keras dan mengganggu istirahat warga,” ungkap Rusdiyanto.

Hal serupa juga dikatakan oleh Perangkat Desa Tanjungkulon, Wanuri. Menurutnya sebagian besar penghuni kos tersebut, adalah para PL yang sebelumnya sempat bekerja di tempat lain. “Para penghuni kos ini sering menyanyi, atau menyetel lagu dengan para tamu hingga larut malam, intinya mereka menganggu istirahat warga,” kata Wanuri.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri, menjelaskan yang dilakukan oleh Polsek Kajen, bersama Satpol PP Kabupaten Pekalonga dengan mendatangi penghuni kos, sebagai pembinaan terhadap penghuni kos, disamping adanya laporan dari warga yang merasa terganggu dengan kegiatan mereka.

“Anggota Polsek Kajen melakukan pendataan terhadap penghuni kos-kosan, dan pembinaan terhadap pengelola dan penghuni kos-kosan, agar mengurangi aktivitasnya di malam hari, serta mengikuti norma yang berlaku di masyarakat sekitar,” jelasnya. (thd/ric)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here