33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Bank Jateng Kembangkan Layanan Syariah

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG – Bank Jateng akan terus mengembangkan layanan syariah dengan memperluas jaringan kantor dan pengembangan produk, baik dana, pembiayaan maupun jasa perbankan lainnya. Bank Jateng Syariah saat ini memiliki 165 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Jateng. Terdiri atas 4 kantor cabang syariah, 9 kantor capem syariah, 7 kantor kas syariah, dan 145 layanan syariah.

Hal tersebut dikatakan Direktur Operasional dan UUS Bank Jateng, Hanawijaya di sela Peresmian Kantor Kas Syariah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Rabu (12/4). Dia mengungkapkan, pembukaan kantor kas syariah Unimus menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pelayanan dan manfaat yang diberikan Bank Jateng Syariah kepada para nasabah dan masyarakat pada umumnya. ”Harapannya kantor kas ini dimanfaatkan seluruh civitas akademika Unimus dan masyarakat sekitar,” katanya.

Dia menambahkan, Muhammadiyah merupakan salah satu pendorong berdirinya Bank Jateng Syariah pada 2008. Hingga saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan lebih dari 24 amal usaha Muhammadiyah di bidang kesehatan dan pendidikan. ”Di antaranya RS Roemani, RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Semarang,” katanya.

Dikatakannya, saat ini total aset Bank Jateng telah mencapai Rp 51,25 triliun dengan kontribusi UUS Rp 3,09 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 25,22 persen dari posisi akhir Desember 2015 sebesar Rp 40,92 triliun.

Rektor Unimus, Masrukhi mengatakan lokasi kantor kas tersebut sangat strategis. Di samping itu, jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun terus meningkat secara signifikan. Setiap tahun, pihaknya menargetkan penambahan mahasiswa baru. ”Di samping itu, lokasi sekitar kampus merupakan perumahan yang padat. Ini pangsa pasar yang bagus karena warga sekitar juga membutuhkan komunikasi dengan dunia perbankan,” tandasnya. (ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Sepekan Operasi, Jaring 3.500 Pelanggar

SEMARANG- Sebanyak 3.500 pengendara roda dua maupun roda empat terjaring Operasi Zebra Candi 2017 yang baru berlangsung sepekan ini di wilayah hukum Polrestabes Semarang....

Beri Kontribusi Sosial ke Masyarakat

SEMARANG - Sebanyak 34 anak asuh Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih Jalan Dr. Ismangil No 18 Semarang kemarin menerima bantuan kebutuhan pokok...

Tergiur Bisnis BBM, Eks Dewan Tertipu Rp 390 Juta

SEMARANG-Pengusaha yang juga mantan anggota DPRD Kota Semarang periode 2009-2014, Yanuar Muncar Riyanto, ketiban sial. Ia diduga ditipu oleh rekan bisnisnya berinisial AAS. Diduga...

Dua Kakek Berduel, Satu Tewas

KENDAL—Apa jadinya jika dua kakek beradu kekuatan. Ya, itulah yang terjadi antara dua kakek Mudri, 78 dengan Ruswan, 71 di Panti Pelayanan Sosial, Cepiring....

Kerja Sama dengan Universitas Tiongkok

MUNGKID—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang intens meningkatkan kerja sama dengan universitas di luar negeri. Terbaru, universitas terbesar di Magelang ini melakukan kerja sama dengan Hebei...

Jateng Park Hanya Wacana

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Proyek pembangunan Jateng Park di Wana Wisata Penggaron, Desa Susukan, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang sepertinya hanya sekadar wacana. Sebab, rencana pembangunan...