OPTIMISTIS: Salah satu produk jenis light truck dari Isuzu, yang diprediksi akan mengalami kenaikan penjualan pada tahun ini.(IST)
OPTIMISTIS: Salah satu produk jenis light truck dari Isuzu, yang diprediksi akan mengalami kenaikan penjualan pada tahun ini.(IST)

SEMARANG – Pasar otomotif untuk jenis truk yang lesu pada tahun lalu, diprediksi tidak akan terjadi pada tahun ini. PT Isuzu Astra Motor Indonesia optimistis akan mengalami kenaikan penjualan, khususnya untuk  produk kendaraan niaga jenis truk ringan atau light truck.

Kepala Wilayah PT Karya Zirang Utama dealer Isuzu Semarang Sugihartono, mengungkapkan, catatan penjualan light truck mengalami penurunan sejak tahun 2014 hingga 2016. Kisaran penurunan penjualan sekitar 30 persen.

Ia menargetkan hingga akhir 2017 mendatang penjualan light truck di kota Semarang bisa meningkat menjadi 750 unit, dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencapai 172 unit saja. “Ini seiring dengan membaiknya perekonomian secara nasional,” ujarnya.

Terpisah, Ratmin Sujipto Kepala Wilayah Astra Isuzu Jateng dan DIY menambahkan, salah satu upaya yang ditempuh oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia guna mencapai target penjualan ditahun ini di antaranya menggelar event Isuzu Elf Open Cargo Festival 2017.   Event ini ditujukan pada para pengemudi truk ringan bak kayu dengan rangkaian kegiatan service clinic yaitu servis gratis bagi truk Isuzu maupun non Isuzu. “Khusus untuk pembelian semua type NMR 71 kecuali type NMR 71 HD 6.1, pelanggan bisa memiliki bak kayu gratis di bulan April 2017 ini,” terangnya.

Selain itu juga disediakan unit test drive kendaraan NMR 71 HD 5.8 dengan aplikasi bak kayu. Menurutnya hingga saat ini kendaraan NMR 71 tipe HD 6,1 masih merupakan kendaraan light truck favorit. “Kendaraan ini cocok untuk berbagai medan tanjakan ekstrem atau jalan-jalan berat bergelombang. Kendaraan ini juga mampu mengangkut beban total 8,25 ton untuk angkutan material konstruksi, tambang dan masih banyak yang lainnya,” tuturnya. (den/smu)