33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Kreativitas Difabel Undang Kekaguman

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

SEMARANG – Hasil kreatibitas tenaga kerja khusus atau difabel mampu mengundang kekaguman. Hal ini terlihat saat Pameran Inovasi dan Kreativitas Tenaga Kerja Khusus yang diselenggarakan di Gedung Rimba Graha Semarang, Jalan Pahlawan, Rabu-Kamis (12-13/4).

Ribuan pengunjung memadati gedung milik Perhutani itu. Sejumlah stan diserbu pengunjung dan mencatatkan penjualan yang menggembirakan. Di antaranya stan hasil kerajinan modiste, miniatur pesawat, batik, modifikasi kendaraan untuk penyandang disabilitas, lukisan, kerajinan tangan, pembuatan topeng, tas, maupun makanan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Wika Bintang, mengatakan digelarnya pameran itu merupakan bentuk kepedulian Pemprov Jateng kepada tenaga kerja disabilitas. Ia berharap pameran ini bisa dimanfaatkan para penyandang disabilitas sebagai ajang promosi.

Wika mengakui saat ini masih ada anggapan jika tenaga kerja berkebutuhan khusus tidak bisa bekerja secara produktif dan justru kontraproduktif terhadap kepentingan pemberi kerja. Untuk itu, pihaknya terus mendorong penyandang disabilitas agar lebih mandiri dengan wirausaha.

”Tidak dimungkiri penyandang disabilitas telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam pembangunan bangsa dan negara melalui berbagai aspek kehidupan. Kami telah dan terus melakukan berbagai upaya, terobosan, langkah strategis terutama dalam pemberdayaan dan meningkatkan kualitas penyandang disabilitas di Jawa Tengah, khususnya untuk mendapatkan akses pekerjaan dan membuka lapangan pekerjaan,” terangnya.

Wika menambahkan peluang wirausaha bagi penyandang disabilitas memang menjadi prioritas untuk didorong mengingat peran mereka masih belum optimal di perusahaan, meski sudah ada Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disablilitas.

Padahal, berdasarkan pengamatannya, kebanyakan tenaga kerja berkebutuhan khusus justru lebih produktif ketimbang tenaga kerja bukan penyandang disabilitas.

”Pemprov Jateng tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan kepedulian masyarakat. Oleh karenanya, kami mengimbau masyarakat untuk hadir dan memeriahkan pameran ini. Bawa pulang produk mereka agar para penyandang disabilitas dapat berdaya. Disabilitas bukan untuk dikasihani tapi diberdayakan,” tandasnya. (gie/ric/ce1)

Berita sebelumyaMenyikapi Musibah di Masa Iddah
Berita berikutnyaTidak Melaut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Meneror, “Densus 88” Diamankan Polisi

TEMANGGUNG—Mengaku sebagai anggota Densus 88 Antiteror Mabes Polri, warga Dusun Bedal, Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung kemarin ditahan Polres setempat. Pelaku bernama ,...

Beri Motivasi Kaum Difabel, Bagikan Kaki Palsu

SEMARANG- Senyum mengembang dari wajah Wanto kala dirinya berhadapan dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang hadir di tengah-tengah puluhan penyandang disabilitas di Kantor...

Data Statistik Jadi Dasar Pengambilan Kebijakan

UNGARAN – Kepala Badan Pusat Statisik (BPS) Kabupaten Semarang Manggus Suryono menegaskan keberadaan data angka atau statistik yang valid sangat diperlukan sebagai dasar pengambilan...

Klaim 5 Ribu Warga Belum Rekam E-KTP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Mendekati pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang mengeklaim tinggal menyisakan kurang lebih...

Dorong Kesejahteraan Petani Ditingkatkan

SEMARANG – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng yang menyebutkan petani menjadi kelompok penduduk termiskin di Jateng hendaknya dijadikan patokan untuk membuat kebijakan tepat...

Hijab Tak Batasi Berkarya

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Citra Milleni Dwi Agustin dinobatkan sebagai The Best Hijab Ambassador 2018 di Artos Mall, Sabtu, (14/4) malam lalu. Dalam acara yang...