Kehumasan Harus Ikuti Tren

434
Ayang Fitrianti. (Dok pribadi)
Ayang Fitrianti. (Dok pribadi)

BAGI Ayang Fitrianti, staf Humas di Universitas Semarang (USM) tantangan profesi kehumasan atau Public Relation (PR), harus bisa mengikuti tren atau budaya manusia pada setiap era. Termasuk di era modern saat ini.

”Keberagaman pola pikir dan budaya masyarakat pada setiap generasi menjadi tantangan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” kata Ayang yang pernah menjadi penyiar Prambors FM dan SS FM serta presenter televisi lokal ini.

Sebagai staf humas, Ayang lebih fokus pada kegiatan universitas. Yakni, bagaimana menyampaikan informasi, bagaimana visi-misi agar tetap menarik di mata masyarakat, namun tetap sesuai dengan keinginan atasan di kantor. ”Meski generasi kita berbeda dengan target yang dituju, namun informasi bisa menarik. Target kita jelas adik-adik lulusan SMA yang mau kuliah, makanya kita perlu lebih modern caranya,” ujarnya.

Peran media penting untuk menyampaikan semua informasi. Bahkan, media dalam memberikan informasi pun semakin banyak dan bervariasi, tidak hanya media mainstream saja. ”Dari yang konservatif sampai kekinian digunakan semua. Instagram, media sosial, apa pun kita coba gunakan,” ujar perempuan kelahiran 21 Mei 1989 ini.

Di sela profesi tetapnya sebagai staf humas, lulusan Sastra Inggris Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang ini, juga aktif sebagai pemandu acara (MC). Minimal dua kali sebulan ia mendapatkan job MC dalam berbagai acara. Selain itu, ia juga masih siaran di Radio Kampus USM Top FM. ”Saya hobinya jalan-jalan cari tempat baru kalau libur. Untuk sekarang sih sedikit berkurang, karena saya sudah punya momongan di rumah,” ujarnya ramah.

Ayang yang masih menjalani studi Magister Ilmu Komunikasi Undip ini menambahkan profesi humas itu menyenangkan. Banyak ilmu yang didapat, ada tantangan baru, ada pula teman baru. ”Menyenangkan, penuh tantangan. Profesi ini memang harus kreatif dalam menyampaikan informasi apa pun tentang universitas,” terang ibu dari Nurrajendra Aljalil yang baru berusia 2 tahun ini. (mg30/ida/ce1)

Tinggalkan Komentar: