Pesona Puncak Tugu Petungkriono, Nirwana Kecil Pekalongan

1639
APIK: Pemandangan dari puncak Tugu Petungkriono dari ketinggian 2.117 Mdpl. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)
APIK: Pemandangan dari puncak Tugu Petungkriono dari ketinggian 2.117 Mdpl. (Taufik Hidayat/Jawa Pos Radar Semarang)

KAJEN– Satu lagi tempat wisata alam yang sangat indah di Kabupaten Pekalongan, yakni Puncak Tugu Petungkriono, yang terletak di Dusun Sikucing Desa Yosorejo.

Puncak Tugu Petungkriyono merupakan salah satu puncak dari Pegunungan Kendeng.

Masyarakat Kabupaten Pekalongan menyebut puncak ini dengan Puncak Tugu, karena terdapat Tugu Trianggulasi peninggalan Belanda. Batu berwarna putih ukuran 40 x 40 sentimeter dengan tinggi 70 sentimeter, berbentuk stupa ini dibuat oleh Pemerintah Belanda pada awal abad ke 18.

Di atas ketinggian 2.117 Mdpl ini, mata kita akan dimanjakan pemandangan yang begitu indah. Kita bisa melihat beberapa kota dari puncak Tugu Petungkriyono ini. Seperti Banjarnegara di sisi selatan, serta kota Pekalongan dan Batang dari sisi utara. Utamanya saat malam hari, terlihat temaram lampu kota di tiga daerah tersebut. Sebab, secara geografis, puncak Tugu berada di berbatasan Banjarnegara atau sebelah timur Gunung Rogojembangan.

Puncak Tugu Petungkriono juga dikenal dengan sebutan situs Rogojembangan. Raga artinya Badan, dan Jembanagan adalah  Pemandian. Warga sekitar sangat percaya bahwa Puncak Tugu Petungkriono adalah tempat pemandian leluhur.  (thd/adv/zal)

Tinggalkan Komentar: