TERENDAM LAGI : Warga yang mengendarai sepeda motor terpaksa menuntun motornya karena jalan licin terendam air rob di Kampung Mondoliko, Sayung. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERENDAM LAGI : Warga yang mengendarai sepeda motor terpaksa menuntun motornya karena jalan licin terendam air rob di Kampung Mondoliko, Sayung. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Bencana air rob hingga kini terus berlangsung di pesisir utara Demak, utamanya di wilayah Kecamatan Sayung. Di antaranya di Kampung Mondoliko, Kecamatan Sayung. Bahkan, warga melalui Facebook, mengungkapkan kegelisahannya karena sudah bosan dengan air pasang laut yang terjadi setiap saat di desa mereka.

Ini seperti disampaikan Arifin, 34, warga Mondoliko. Dia mengatakan, jalan desa di Mondoliko terendam air laut. “Kapan jalan kami gak horror lagi ya. Jalan kami, derita kami,” katanya.

Seperti diketahui, rob dan abrasi menjadi masalah nasional, termasuk di Demak. Dalam berbagai kesempatan, Bupati Demak HM Natsir menyampaikan bahwa untuk mengatasi bencana rob dan abrasi tersebut, pemerintah telah menyiapkan pembangunan jalan tol yang sekaligus difungsikan sebagai penahan gelombang air laut, khususnya di wilayah Sayung. “Jalan tol yang berfungsi sebagai penahan air laut ini kami berharap segera terwujud,” jelasnya.

Selain itu, berbagai upaya juga dilakukan baik penanaman mangrove secara berkelanjutan maupun dengan tekhnologi lainnya. (hib/ida)