Supoter v Warga, 3 Tiga Motor Dibakar

967
KORBAN PROVOKASI : Tiga motor dibakar oleh oknum suporter dan warga di kawasan Krakitan Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, akhir pekan lalu. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)
KORBAN PROVOKASI : Tiga motor dibakar oleh oknum suporter dan warga di kawasan Krakitan Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, akhir pekan lalu. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)

MUNGKID—Dunia sepakbola kembali tercoreng. Kali ini, sejumlah oknum suporter PSIM Jogjakarta mengamuk hingga berujung bentrok dengan warga, usai menyaksikan laga antara PPSM Magelang, akhir pekan lalu. Aksi yang bermula dari provokasi itu, membuat tiga warga mengalami luka dan tiga motor hangus terbakar.
Informasi yang dihimpun koran ini, kericuhan terjadi di Dusun Sucen, Desa Sucen, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Saat itu, kelompok suporter asal Jogja hendak pulang. Rombongan yang mayoritas menggunakan motor, tiba-tiba berhenti di jembatan Sucen Salam, sekitar pukul 21.30. Entah kenapa, mereka diduga melakukan perusakan.
Oknum supoter sempat melukai dua tukang ojek yang sedang mangkal, yakni Rofik, 32, dan Heri, 42, warga setempat. Keduanya luka di bagian kepala. Tidak hanya itu. Aksi berujung pada pembakaran motor milik warga.

Mengetahui aksi anarkistis oknum supoter, warga setempat berhamburan keluar. Mereka men-sweeping suporter hingga terlibat aksi bentrokan. Seorang suporter dilaporkan mengalami luka. Dua motor suporter juga dirusak dan dibakar.
Adi Prastawan, seorang warga menuturkan, “Kami tidak terima. Warga tidak salah apa-apa kok dilempari batu. Konter warga juga dijarah oleh suporter,” katanya.
Wahono, saksi lain menambahkan, motor yang dibakar 3 unit. “ Yang satu punya orang sini, yang dua tidak tahu, platnya AB,” kata saksi Wahono. Polisi yang turun ke lokasi, langsung melakukan pengamanan. Bentrok dihentikan. Beberapa suporter diamankan di Polsek Salam.

Sekjen DPP Suporter PSIM Brajamusti, Rahmat Setiawan, mengatakan, dari informasi yang diperoleh, kejadian bermula karena misskomunikasi antara suporter dengan warga yang sedang nongkrong di konter krakitan. “Rombongan kami melintasi jalan tersebut karena merasa aman. Namun entah ada provokasi dari mana, sehingga kejadian bisa terjadi.”

Kapolsek Salam AKP Maryadi juga turun tangan menangani masalah tersebut. Dia mengatakan, aksi anarkistis diawali oleh oknum suporter yang nakal. “Ada yang kita amankan di Polsek.” (vie/isk)