MANDIRI: Seorang anggota difabel sedang menyelesaikan kerajinan ukir yang akan dipamerkan di gedung Rimba Graha Jalan Pahlawan pada 12-13 April mendatang.
MANDIRI: Seorang anggota difabel sedang menyelesaikan kerajinan ukir yang akan dipamerkan di gedung Rimba Graha Jalan Pahlawan pada 12-13 April mendatang.

SEMARANG – Persiapan Pameran Inovasi dan Kreativitas Tenaga Kerja Khusus (Penyandang Disabilitas) terus dimatangkan. Hingga kemarin tercatat ada 40 stan hasil karya kaum difabel yang akan ikut ambil bagian pada pameran yang dilaksanakan di gedung Rimba Graha, Jalan Pahlawan Semarang.

Aneka karya kerajinan kaum difabel dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng siap meramaikan pameran yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (12/4) hingga Kamis (13/4). Menurut Kepala Disnakertrans Jateng Wika Bintang, karya kaum difabel yang akan dipamerkan antara lain kebaya, batik, dan kerajinan motor atau mobil mini dari Semarang.

Selain itu ada juga tas rajut, lukisan, topeng, tas, miniatur kapal dan bangunan, aneka makanan ringan dan lain sebagainya. ”Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan terus mendorong pemberdayaan tenaga kerja penyandang disabilitas. Sudah banyak program yang dilakukan, termasuk kegiatan pameran hasil karya mereka,” ujar Wika Bintang.

Wika menjelaskan, pameran inovasi dan kreativitas ini memang ditujukan kepada pelaku usaha penyandang disabilitas. Hal ini untuk mengenalkan produk hasil usahanya sehingga diharapkan dapat semakin dikenal luas oleh publik. ”Dengan dikenal luas maka usaha mereka akan meningkat, omzet usahanya akan naik,” katanya.

Selain untuk memfasilitasi pelaku usaha penyadang disabilitas dan mengenalkan produknya kepada masyarakat, juga bertujuan untuk membuktikan kepada masyarakat kalau penyandang disabilitas mampu bersaing dan produktif. ”Hasil kreativitas mereka sangat bagus, ini bukti bahwa mereka juga bisa berkarya,” ujarnya.

Pihaknya optimistis, kegiatan yang merupakan kerja sama antara Pemprov Jateng dalam hal ini Disnakertrans dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mampu mengangkat hasil kreativitas kaum difabel.

Tidak hanya soal pameran, pada acara Pameran Inovasi dan Kreativitas Tenaga Kerja Khusus juga akan dilakukan talkshow dengan tema tenaga kerja penyandang disabilitas. Narasumber talkshow terdiri atas Kemnaker RI, PT Globalindo Intimates, dan Komunitas Sahabat Difabel. (gie/ric/ce1)