33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

KPK Jadikan Kota Semarang Sebagai Percontohan

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan, seperti di bidang kesehatan dan pendidikan melalui aplikasi SI JAGA. Jumat (7/4) lalu, KPK melakukan supervisi atau pendampingan langsung kepada Pemkot Semarang, terkait aplikasi SI JAGA.

SI JAGA sendiri merupakan sebuah aplikasi mobile yang dikembangkan oleh KPK untuk mewujudkan keterbukaan publik dalam melakukan pencegahan korupsi melalui partisipasi masyarakat. KPK yang diwakili oleh Ketua Tim Korsupgah KPK RI untuk Jawa Tengah Najib Wahito dan Fungsional Korsupgah KPK, Guntur,  diterima langsung oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Dalam kesempatan tersebut, Najib Wahito mengamati banyak inovasi serta gagasan dari Kota Semarang yang berjalan karena adanya integritas orang di belakangnya. “Sistem yang dibuat hanya akan berjalan bila orang dibelakangnya memiliki integritas”, tegasnya.

“Pemberantasan korupsi khususnya di bidang pencegahan salah satu faktor yang penting adalah kepala daerahnya,  nah kalau kami liat kepala daerah di Kota Semarang memiliki komitmen itu, beliau selalu mendukung dan itu yang kami pegang,” tambah Najib.

Hendrar Prihadi sendiri terlihat antusias atas kedatang KPK RI ke Kota Semarang untuk melakukan pendampingan. “Jadi menurut TII (Transparency International Indonesia), Kota Semarang di 2010 ada di ranking ke 25 dalam daftar Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia. Lalu di tahun 2015 Semarang berhasil melonjak peringkatnya menjadi 3 terbaik, ini membuktikan komitmen kami dari waktu ke waktu semakin besar dalam melakukan pemberantasan korupsi,” tuturnya.

“Sehingga dengan dukungan yang diberikan KPK kepada Kota Semarang melalui Korsupgah (koordinasi supervisi pencegahan) ini, saya optimis di survei Indeks Persepsi Korupsi selanjutnya, Kota Semarang dapat menjadi yang terbaik di Indonesia, apalagi sektor pendidikan dan kesehatan telah menjadi perhatian penting kami,” tegas Hendi, sapaan akrabnya. (zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

RSUD Gelar Operasi Katarak Gratis

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Perkembangan teknologi operasi katarak di RSUD Sunan Kalijaga makin bekembang pesat. Rumah sakit milik pemerintah daerah ini sudah menggunakan mesin canggih...

Keberagaman Budaya 18 Etnis di Salatiga

SALATIGA - Barisan tim CS Marchingblek Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang kompak mengenakan kostum serba hitam mengawali Pawai Budaya Indonesian International Culture Festival...

Tim Gabungan Tertibkan Pelaku Balap Liar

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Ratusan warga yang tengah melakukan balap liar di Jalan Raya Ambo Kembang-Pekajangan, Kedungwuni, kocar-kacir saat petugas Polres dan Denpom 710 Pekalongan,...

Aqiqah Hukumnya Wajib ?

Pertanyaan: Assalamu’alaikum Bapak DR KH Ahmad Izzuddin, M Ag di Jawa Pos Radar Semarang yang saya hormati dan dimuliakan oleh Allah SWT. Saya ingin bertanya...

Tangani Jalan Pawiyatan Luhur Butuh Rp 150 M

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Salah satu ruas jalan yang sejauh ini cukup membuat pemerintah kuwalahan adalah Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang....

Growing up in Disruption Era

RADARSEMARANG.COM - Sadar atau tidak, disrupsi adalah sebuah fenomena era yang tidak bisa terelakkan oleh semua orang, khususnya bagi para pelaku bisnis. Era yang...