Angkat Kebaya dan Batik Jadi Busana Modern

1645
LEBIH MODERN : Koleksi kebaya dari The Real Margaria Batik. Mencoba mengangkat kebaya dan batik ke level yang lebih tinggi sehingga terkesan lebih modern. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEBIH MODERN : Koleksi kebaya dari The Real Margaria Batik. Mencoba mengangkat kebaya dan batik ke level yang lebih tinggi sehingga terkesan lebih modern. (ADENNYAR WYCAKSONO / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kebaya dan kain batik adalah dua kesatuan yang tidak terpisahkan. Kebaya sendiri adalah sebuah baju adat yang tidak bisa dipisahkan dari wanita Indonesia. Sedangkan batik merupakan kain warisan budaya yang kaya akan filosifi dan ciri khas sebuah daerah. Dua kain yang dulu dianggap kuno ini, kembali diangkat menjadi busana yang lebih modern dan up to date.

The Real Margaria Batik mencoba mengembangkan kebaya lebih modern guna menyemarakkan hari Kartini yang jatuh pada 21 April mendatang. Pada fashion show kemarin, dipamerkan tiga segmen kebaya yang berbeda, yakni Kebaya Bunga, Kebaya Kartini dan Kebaya Lace. “Kebaya adalah sebuah busana yang kini bisa digunakan dalam acara formal ataupun non formal, model kebaya yang dimiliki The Real Margaria mengembangkan style dasar kebaya jadi pakaian adi busana yang lebih menyasar segmentasi luas,” kata Asisten General Manager Ther Real Margaria Batik GroupNoer Wijayanti, usai acara Eksotisme Batik Klasik dalam Secangkir The di Sore Hari, kemarin.

Kegiatan ini sekaligus memberikan pengetahuan cara mengenakan bawahan batik yang sesuai dengan kebaya yang dipakai. Pada sesi pertama yakni model Kebaya Bunga, lebih mengangkat motif bunga yang dipadukan dengan bawahan batik khas nusantara. “ Motif kebaya bunga ini, mengusung warna bunga yang cerah, dan cocok dipadukan dengan kain batik nusantara berwarna gelap,” jelasnya.

Semantara pada sesi kedua dipamerkan kebaya Kartini yang memiliki tekstur halus. Pada kebaya ini menggunakan meterial kain katun silk polos yang punya tektur halus sehngga terkesan ringan dan melayang, dengan motif senada busana ini coba dipadukan dengan kain selendang sutra yang membuat kesan lebih glamour,feminin serta elegan. “Model ini akan semakin meningkatkan citarasa modern serta elegan dan chic bagi pemakainya,” tuturnya.

Untuk sesi ketiga yang mengangkat kebaya lace, sesuai namanya menggunakan bahan dengan gaya busana yang feminin serta model yang sederhana. Kebaya ini terelihat anggun dan cantik dipadukan dengan bawahan batik sutera khas nusantara yang melengkapi kesan feminim pada pemakainya. (den/zal)