BERI SAMBUTAN: Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Kerja Kementerian Ristek Dikti, Nurlaila (kiri) memberikan sambutan pembuka didampingi Rektor Unissula, Anis Malik Thoha (kanan).
BERI SAMBUTAN: Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Kerja Kementerian Ristek Dikti, Nurlaila (kiri) memberikan sambutan pembuka didampingi Rektor Unissula, Anis Malik Thoha (kanan).

SEMARANG – Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan Biro Kemahasiswaan dan Alumni Unissula menggelar Sosialisasi Bantuan Layanan Pusat Karir dan Pusat Karir Lanjutan Tahun 2017. Kegiatan dihadiri 50 peserta yang merupakan perwakilan Universitas negeri maupun swasta di Jateng.

Kasubdit Penyelarasan Kebutuhan Kerja Kemenristekdikti, Nurlaila mengatakan sosialisasi tersebut dilakukan untuk membantu pembuatan layanan pusat karir serta pusat karir lanjutan bagi universitas. ”Kami memiliki dua jenis bantuan terkait pusat karir. Pertama bantuan penyelenggaraan pusat karir dan yang kedua bantuan pusat karir lanjutan atau program tracer study,” katanya pada acara yang digelar di Gedung Kuliah Bersama Unissula, Kamis (6/4).

Dengan adanya bantuan dari pemerintah diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan karir mahasiswa agar siap menghadapi persaingan di dunia kerja setelah mereka menyelesaikan studinya. ”Kementerian menyediakan bantuan dana kepada perguruan tinggi yang ingin membuat atau mengembangkan layanan pusat karir dengan mengirimkan proposal kegiatan, yang bisa dilihat di http://pkts.belmawa.ristekdikti.go.id,” tuturnya.

Rektor Unissula, Anis Malik Thoha memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Dirjen Belmawa Ristekdikti. Ia berharap, forum ini bisa memberikan manfaat dalam membentuk karakter mahasiswa unggul yang memiliki daya saing di dunia kerja. ”Saya mengapresiasi Dirjen Belmawa Ristekdikti yang memberikan kepercayaan menjadikan Unissula sebagai tuan rumah acara sosialisasi bantuan layanan pusat karir,” ungkapnya. (den/ric/ce1)