33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Dinkes Tegaskan Vape Berbahaya Bagi Anak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, memastikan jika rokok elektrik (vape) sangat berbahaya apabila dikonsumsi anak-anak.

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Gunadi, mengatakan selain membahayakan kesehatan, vape juga bakal berdampak negatif bagi perkembangan psikologis anak-anak.

“Rokok elektrik maupun rokok biasa (tembakau) sama saja, sama-sama membahayakan, tidak baik bagi tubuh,” ujar Gunadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (7/4).

Dijelaskan Gunadi, meski belum ada penelitian resmi akan dampak kesehatan, namun ia tetap yakin vape bakal membuat buruk kesehatan organ vital. Seperti paru-paru maupun jantung. Hal itu dikarenakan asap yang dihisap dari vape merupakan hasil pembakaran secara elektrik.

“Paru-paru itu kan butuh oksigen, sedangkan asap itu kan hasil pembakaran yang mengandung karbondioksida. Jadi, jelas akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia,” katanya.

Terkait dengan beberapa orang tua di Kabupaten Semarang yang mulai resah lantaran mendapati anak-anaknya mengonsumsi vape, Gunadi akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora).

Koordinasi tersebut menyangkut langkah antisipasi pencegahan agar pemanfaatan vape tidak meluas ke kalangan anak-anak. “Kami juga akan minta puskesmas dan tenaga medis di wilayah untuk lebih menyosialisasikan bahaya vape ke para orang tua, agar bisa lebih memperhatikan anak-anaknya,” ujarnya.

Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Semarang, Ngakan Putu, menambahkan, dari sisi psikologis, vape juga akan mengikis tumbuh kembang mental anak. “Vape memang bisa menjadi salah satu cara menghindari rokok. Tapi, bagi anak-anak, vape malah bisa menjadi pintu masuk merokok,” katanya.

Ketika sudah menjadi kebiasaan dan menjadi ketagihan, anak-anak akan terus membeli bahan liquid. Padahal liquid dibanderol dengan harga mahal, termurah Rp 30 ribu. Bagi kantong seusia anak SD, harga tersebut sangat mahal. “Nanti akan bermuara pada tindakan yang tidak benar, kenakalan anak-anak hingga kriminalitas. Pertanyaannya, apakah kita ingin generasi muda kita bermental demikian ?” ujarnya.

Ngakan memandang faktor lingkungan sangat memengaruhi peredaran vape di kalangan anak di bawah umur. “Pertama ikut-ikutan, karena biar dianggap jagoan atau bisa diterima di pergaulannya,” katanya. Karenanya, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan di lingkungan anak. (ewb/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bangun Startup, Taklukkan Tantangan Peradaban

SEMARANG –  Zaman teknologi mengharuskan generasi muda kreatif berinovasi untuk menaklukkan tantangan kebutuhan peradaban. Maka muncullah ‘Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital’ yang diinisiasi oleh...

Qasima Luncurkan Single Marhaban Ya Ramadhan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Setelah sukses mengeluarkan lima album, Grup Qasidah Irama Melayu Magelang (Qasima) kini mengeluarkan single album Marhaban Ya Ramadhan di bawah label...

Ngabuburit di Citra Grand

KOTA SEMARANG mempunyai beberapa spot favorit untuk “ngabuburit” atau menanti saat berbuka puasa. Di antaranya di  kawasan perumahan Citra Grand Semarang. Tak sedikit warga...

Hendi dapat Surprise dari Radar Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendapat surprise dari manajemen Jawa Pos Radar Semarang di sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-471 Kota...

Penjualan Rumah Anjlok

SEMARANG – Penjualan rumah di Property Expo 2017 yang digelar di Mal Ciputra 12-23 Oktober lalu mengalami penurunan cukup signifikan. Dari berbagai tipe rumah...

Kuncinya Banyak Bersedekah dan Ramah

Risa Fadhila Jauhary adalah ibu rumah tangga yang sukses menekuni bisnis fashion. Ia mengaku memilih berbisnis karena waktunya fleksibel dan bisa tetap fokus mengurus...