Bunga Plastik Beraroma Rempah

747
WANGI : Peserta lomba merangkai bunga plastik harus memakai rempah-rempah sebagai pengganti parfum untuk memberikan aroma terapi. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)
WANGI : Peserta lomba merangkai bunga plastik harus memakai rempah-rempah sebagai pengganti parfum untuk memberikan aroma terapi. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG–Puluhan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Magelang mengikuti lomba merangkai bunga plastik daur ulang sampah, di Gedung Wanita Kota Magelang. Juri memberikan tantangan harus menggunakan rempah-rempah untuk memberikan aroma terapi. Seperti kapulogo, cengkeh, pekak, kayu manis dan macam rempah-rempah lain, yang sifatnya tahan lama.

“Kami buat semut-semut yang sedang berjalan di tangkai menggunakan akar wangi,” kata seorang peserta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Yuniar, kemarin.

Didampingi Taufik, temannya, Yuniar mengaku tantangan inilah yang membuat kreativitasnya terasah. Ia mengatakan, aroma terapi tidak boleh dihasilkan dari parfum atau wewangian buatan.

“Kalau sudah jadi, kami akan sosialisasikan ke teman-teman di kantor, agar bisa membuat seperti ini untuk menghias meja tamu kantor dan rumah,” ucap peserta nomor 40 itu.

Ketua DWP Kota Magelang, Nyonya Demetria Teti Sugiharto, mengatakan, ada 41 peserta yang mengikuti lomba. Ia memberikan waktu 90 menit kepada peserta menyelesaikan rangkaian bunganya. “Karena di sini hanya merangkai bunga-bunganya saja. Untuk pola bunga dan daunnya sudah dibuat di rumah.”

Tujuan lomba, kata Demetria Teti, agar anggota DWP semakin peduli pada lingkungan. Utamanya, memanfaatkan barang-barang yang tidak terpakai menjadi benda yang bernilai ekonomi dan seni. “Tentu mereka semakin kreatif, misalnya memanfaatkan botol bekas untuk membuat bunga.”

Jika sudah mahir, ke depan karya anggota DWP Kota Magelang akan menghiasi meja-meja saat Pemkot menggelar acara. Pun, mengarah pada pengembangan suvenir khas Kota Magelang. Ketua Panitia Lomba, Jujuk Sumartono, mengatakan kriteria penilaian lomba meliputi keindahan, kreativitas, kerapian, dan keserasian. (put/isk)

Silakan beri komentar.