33 C
Semarang
Selasa, 26 Mei 2020

Warga Semarang Luncurkan Buku di KBRI Budapest

Another

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya...

 SEMARANG – Gana Stegmann, Diaspora asal Semarang yang bermukim di Jerman dan telah berkunjung ke lebih dari 20 negara di dunia sejak usia 18 tahun, belum lama ini meluncurkan buku panduan wisata Exploring Hungary. Buku terbitan Elexmedia Komputindo Jakarta setebal 206 halaman itu berisi 15 tempat menarik di Hongaria, seperti Budapest, Pecs dan Balaton. Buku tersebut ditulis berdasarkan pengalaman perjalanan pribadi Gana Stegmann.

Sejak 2001, alumnus Pendidikan Pascasarjana (PPS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini telah menerbitkan 8 buku single, di antaranya ”38 WIB”, ”Exploring Germany, ”I’m happy tobe 40”, ”Exploring Hungary dan 25 buku antologi bersama sejumlah komunitas di tanah air, seperti Diaspora, Fiksiana Community, Rumpies The Club, Kutu Buku, dan Alumni Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Perempuan yang pernah 11 tahun siaran Radio Jatayu 103 FM (sekarang JFM) dan Smart 93,55 FM itu juga mengapresiasi dukungan dan tanggapan positif dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest terhadap karyanya.

”Saya sangat mengapresiasi dukungan Dubes Wening terhadap buku Exploring Hungary, terutama atas pemberian kata pengantar dan kesempatan peluncuran buku di KBRI Budapest,” katanya dalam rilis yang diterima Jawa Pos Radar Semarang.

Menurut putri Dr HC KRMH Setyadji Pantjawidjaja Sastraningrat ini, tindakan responsif Dubes dan KBRI Budapest menunjukkan peran negara terhadap hasil karyanya sebagai diaspora Indonesia.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Hongaria HE Dra Wening Esthyprobo Fatandari MA mengharapkan buku tersebut dapat meningkatkan rasa keingintahuan masyarakat Indonesia terhadap Hongaria, negeri cantik yang memesona di EropaTengah.

Dalam acara peluncuran buku tersebut, dubes asal Semarang ini menekankan pentingnya dukungan negara terhadap peran diaspora Indonesia di luar negeri.  ”Diaspora adalah konstituen pemerintah. Karena itu, KBRI Budapest siap mendukung karya-karya anak negeri, kapan pun dan di mana pun,” kata Dubes yang getol mempromosikan Indonesia lewat kuliner dan fashion ini.

Peluncuran buku Exploring Hungary ini juga dihadiri Dirjen Asia-Pasifik Kemlu Hongaria Dr Sandor Sipos, penulis terkenal Erika Bartos, jurnalis media lokal Hongaria, serta masyarakat Indonesia di Hongaria.  Acara dimeriahkan dengan tari tradisional Indonesia, Geyol Denok yang dibawakan Gana, dan tari Kesatria yang dipentaskan Karina Anjani, Sekretaris Dubes. Para tamu juga disuguhi kuliner khas Indonesia, seperti nasi ayam, sambel tomat, bakso ikan, dan wedang rondhe. (sct/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

Mengenang Didi Kempot: Balik Solo, Jual Sepeda, Beli Gitar (2)

Selain supaya bisa bersekolah lagi, Didi Kempot dititipkan ke sang pakde yang personel militer agar tidak mbeling. Di Samarinda bakat musiknya mulai terasah, juga kegemarannya...

Dari Cidro sampai Ojo Mudik: Mengenang Hidup dan Karir Didi Kempot (1)

Dengan segala popularitasnya, Didi Kempot tak pernah repot dengan riders tiap kali manggung. Meninggalkan satu lagu lagi bertema virus korona. ANTONIUS CHRISTIAN, Solo-DUWI SUSILO, Ngawi, Jawa...

More Articles Like This

Must Read

50 Perusahaan Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melalui Satya Wacana Career & Alumni Center (SWCA) kembali menggelar Job Fair, Kamis dan Jumat besok...

Bayar PBB Lunas Cepat Dapat Hadiah

RADARSEMARANG.COM , BATANG - Sebagai bentuk apresiasi bagi wajib pajak yang telah sukarela dan patuh membayar lunas paling cepat pajak bumi dan bangunan (PBB),...

Menunggu Putusan Sabrina

Oleh: Dahlan Iskan Senin kemarin sidang lagi: apakah Sabrina Meng bisa dibebaskan. Dengan jaminan. Rp 10 miliar. Atau harus tetap ditahan. Bahkan diekstradisi ke Amerika...

Sampah Menumpuk karena Aktivitas Wisata

Warga Desa Surengede, Kecamatan Kejajar, kemarin, meresmikan bank sampah. Warga juga mendeklarasikan gerakan menabung sampah. Seperti apa? ZAIN ZAINUDIN UPAYA tersebut untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan...

Relawan PKS Siap Bantu Penanganan Bencana

KEBUMEN - Sebanyak 1468 kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Jawa Tengah kemarin, (8/10) mengikuti kegiatan bela negara dengan agenda Kemah Bakti Nusantara (Kembara) pada...

Bupati dan DPRD akan Galang Dana untuk Persik

KENDAL—Meski lolos sebagai juara satu Laga Liga 3 Jateng dan maju sebagai perwakilan Jateng di Liga 3 Nasional, Persik Kendal masih kesulitan pembiayaan. Pasalnya,...