PANDUAN WISATA: Gana Stegmann (kedua dari kanan) bersama Dubes Wening Esthyprobo Fatandari (ketiga dari kanan) saat peluncuran buku panduan wisata Exploring Hungary, belum lama ini. (ISTIMEWA)
PANDUAN WISATA: Gana Stegmann (kedua dari kanan) bersama Dubes Wening Esthyprobo Fatandari (ketiga dari kanan) saat peluncuran buku panduan wisata Exploring Hungary, belum lama ini. (ISTIMEWA)

 SEMARANG – Gana Stegmann, Diaspora asal Semarang yang bermukim di Jerman dan telah berkunjung ke lebih dari 20 negara di dunia sejak usia 18 tahun, belum lama ini meluncurkan buku panduan wisata Exploring Hungary. Buku terbitan Elexmedia Komputindo Jakarta setebal 206 halaman itu berisi 15 tempat menarik di Hongaria, seperti Budapest, Pecs dan Balaton. Buku tersebut ditulis berdasarkan pengalaman perjalanan pribadi Gana Stegmann.

Sejak 2001, alumnus Pendidikan Pascasarjana (PPS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini telah menerbitkan 8 buku single, di antaranya ”38 WIB”, ”Exploring Germany, ”I’m happy tobe 40”, ”Exploring Hungary dan 25 buku antologi bersama sejumlah komunitas di tanah air, seperti Diaspora, Fiksiana Community, Rumpies The Club, Kutu Buku, dan Alumni Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Perempuan yang pernah 11 tahun siaran Radio Jatayu 103 FM (sekarang JFM) dan Smart 93,55 FM itu juga mengapresiasi dukungan dan tanggapan positif dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Budapest terhadap karyanya.

”Saya sangat mengapresiasi dukungan Dubes Wening terhadap buku Exploring Hungary, terutama atas pemberian kata pengantar dan kesempatan peluncuran buku di KBRI Budapest,” katanya dalam rilis yang diterima Jawa Pos Radar Semarang.

Menurut putri Dr HC KRMH Setyadji Pantjawidjaja Sastraningrat ini, tindakan responsif Dubes dan KBRI Budapest menunjukkan peran negara terhadap hasil karyanya sebagai diaspora Indonesia.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Hongaria HE Dra Wening Esthyprobo Fatandari MA mengharapkan buku tersebut dapat meningkatkan rasa keingintahuan masyarakat Indonesia terhadap Hongaria, negeri cantik yang memesona di EropaTengah.

Dalam acara peluncuran buku tersebut, dubes asal Semarang ini menekankan pentingnya dukungan negara terhadap peran diaspora Indonesia di luar negeri.  ”Diaspora adalah konstituen pemerintah. Karena itu, KBRI Budapest siap mendukung karya-karya anak negeri, kapan pun dan di mana pun,” kata Dubes yang getol mempromosikan Indonesia lewat kuliner dan fashion ini.

Peluncuran buku Exploring Hungary ini juga dihadiri Dirjen Asia-Pasifik Kemlu Hongaria Dr Sandor Sipos, penulis terkenal Erika Bartos, jurnalis media lokal Hongaria, serta masyarakat Indonesia di Hongaria.  Acara dimeriahkan dengan tari tradisional Indonesia, Geyol Denok yang dibawakan Gana, dan tari Kesatria yang dipentaskan Karina Anjani, Sekretaris Dubes. Para tamu juga disuguhi kuliner khas Indonesia, seperti nasi ayam, sambel tomat, bakso ikan, dan wedang rondhe. (sct/aro/ce1)