Pelaku Ingin Minta Maaf

Kasus Pembunuhan Siswa SMA TN

795

MUNGKID—AMR, 16, siswa SMA Taruna Nusantara yang membunuh temannya sendiri dengan pisau dapur menyatakan penyesalannya. Ia mengaku ingin minta maaf kepada keluarga korban Kresna Wahyu Nurachmad, 15.

Hal itu disampaikan oleh Komisioner dan Kesehatan dan NapzaK Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Titik Haryati, ketika mengunjungi AMR di tahanan. “Kondisinya sehat, si anak juga memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dan mengaku telah menyesali perbuatannya.”

Titik menyampaikan, tersangka juga bercerita tentang cita-citanya yang ingin menjadi seorang pemimpin. Masuk sekolah tersebut juga merupakan keinginannya sendiri. “Dia secara terus terang juga ingin bertemu keluarga korban untuk memohon maaf.”

KPAI, kata Titik, akan turut serta mengawasi perkembangan kasus tersebut. Keputusan apapun yang nantinya dijatuhkan kepada tersangka dalam persidangan, hak-hak anak tetap harus terpenuhi. “Sebisa mungkin, hak anak, khususnya dalam hal pendidikan, harus bisa terpenuhi, sehingga tersangka tetap memiliki kesempatan untuk merajut masa depan.”

Disampaikan, nantinya akan ada tim khusus untuk mengawasi kasus pembunuhan sadis tersebut. Tersangka juga harus mendapatkan rehabilitasi. KPAI berharap proses hokum kasus tersebut tidak berlarut-larut. “KPAI akan berkoordinasi dengan dinas setempat untuk memenuhi hak-hak yang bersangkutan.” (jpg/isk)