33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Lebih Dekat dengan Komunitas The Brighter Gen

Kumpulan Agen Asuransi yang Ingin Melejitkan Karir

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Tak sembarang orang bisa bergabung dengan Komunitas The Brighter Generation (The Brighter Gen). Hanya mereka yang punya status sebagai agen asuransi milik Sun Life Financial Indonesia saja yang boleh join. Meski terbatas, anggotanya bisa tembus seribu orang. Seperti apa?

BRIGHTER Gen bisa dibilang komunitas nasional. Saat ini, komunitas yang lahir Oktober 2015 ini punya 7 chapter yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai Sumatera bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jakarta dan Jabar. Chapter lainnya, Jateng, Kalimantan, Jatim, Sulawesi, dan Bali. Ada juga chapter Syariah dibagi menjadi dua bagian, yakni Indonesia Barat dan Timur.

Chief Syariah Agency Officer Sun Life, Norman Nugraha menjelaskan, Brighter Gen merupakan komunitas yang melahirkan entrepreneur muda, khususnya di bidang asuransi jiwa. ”Kami memiliki lima landasan yang selalu dipegang teguh semua anggota. Yakni, young, carried, inspiring, professional, dan winning. Semua landasan tersebut memiliki arti sendiri untuk membentuk seseorang menjadi tenaga muda yang memiliki semangat tinggi di bidangnya,” paparnya ketika berkunjung ke Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, komunitas tersebut dibentuk karena saat ini banyak sekali anak muda yang ingin berkarir di bidang agen asuransi. Komunitas ini pun bisa dijadikan wadah untuk membentuk mental serta karakter anak muda. Baginya, future leader sangat penting mengingat market di dunia bisnis asuransi terus berkembang. Mereka perlu dikumpulkan menjadi satu, kemudian dilatih secara karakter, mental, serta sikap yang berkualitas menjadi agen asuransi.

Dikatakan, tidak ada anggota komunitas yang usianya lebih dari 37 tahun. ”Semuanya anak-anak muda yang berkecimpung di dunia asuransi, kita bentuk sedemikian rupa agar mereka menjadi sosok agen asuransi yang memiliki kualitas bagus,” ujarnya.

Kegiatan yang menjadi agenda Brighter Gen pun selalu meremaja berkonsep fun activity. Misalnya, tour de Java pada 2016 lalu. Dalam event tersebut, semua member komunitas tersebut bertemu menjadi satu untuk melakukan meeting point serta touring. Ada juga development activity. Artinya, semua member Brighter Gen mengikuti bahkan membuat acara yang sifatnya pengembangan diri masing-masing anggota, Terutama materi selling, public speaking, grooming, dan personal development. ”Semua itu untuk membentuk karakter serta mental mereka menjadi lebih berkualitas,” paparnya.

Sejumlah aksi sosial pun menjadi jadwal wajib. Bentuknya charity atau bakti sosial. Aksi ini juga membentuk karakter bahwa anak-anak muda saat ini harus memiliki sifat kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat sekitar.

Komunitas Brighter Gen tersebut biasanya memiliki program selama satu tahun, yang berlandaskan pada beberapa kegiatan di atas, yakni satu kali kegiatan fun, dua kali development, dan sekali charity yang memang harus digelar oleh ketujuh chapter Brighter Gen. (*/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kivlan Zain: Komunis Sudah Terang-Terangan

MAGELANG—Peringatan G 30 S adalah upaya untuk memberikan gambaran sejarah kelam bangsa Indonesia. Sekaligus, sebagai pengingat bahwa generasi muda harus mewaspadai gerakan komunis. Sebab,...

Juru Parkir Liar Disikat

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Dua pemuda tepergok menjadi juru parkir liar di Jalan RSU dan Jalan Kartini. Mereka langsung diciduk anggota Polsek Wonosobo Polres Wonosobo...

Belajar Kimia dengan Alpa Bemo

EFEKTIVITAS penggunaan alat peraga dalam pembelajaran tidak ditentukan oleh seberapa canggih dan modernnya alat peraga tersebut, tetapi lebih ditentukan oleh kesesuaian alat peraga dengan...

Coffee Morning, Akrabkan Polrestabes dengan Media

SEMARANG—Untuk mempererat tali silaturahmi dengan kalangan media, Jumat (8/12) kemarin, digelar coffee morning jajaran Polrestabes Semarang dengan para pemimpin redaksi dan kepala biro media...

Terus Kembangkan Seni dan Budaya

KENDAL - SDN 7 Boja Kecamatan Boja tergolong sekolah yang memiliki perhatian besar terhadap kesenian. Pasalnya, sekolah ini mempunyai  program pengembangan bakat di bidang...

UIN Walisongo Kukuhkan Satu Lagi Guru Besar

SEMARANG - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menambah guru besar. Yakni Prof Fatah Syukur, yang dikukuhkan melalui Sidang Senat Terbuka, di Aula...