BERJIWA MUDA: Anggota Komunitas  The Brighter Generation berfoto bersama di halaman Gedung Lawang Sewu, Semarang. (DOKUMENTASI PRIBADI)
BERJIWA MUDA: Anggota Komunitas  The Brighter Generation berfoto bersama di halaman Gedung Lawang Sewu, Semarang. (DOKUMENTASI PRIBADI)

Tak sembarang orang bisa bergabung dengan Komunitas The Brighter Generation (The Brighter Gen). Hanya mereka yang punya status sebagai agen asuransi milik Sun Life Financial Indonesia saja yang boleh join. Meski terbatas, anggotanya bisa tembus seribu orang. Seperti apa?

BRIGHTER Gen bisa dibilang komunitas nasional. Saat ini, komunitas yang lahir Oktober 2015 ini punya 7 chapter yang tersebar di seluruh Indonesia. Mulai Sumatera bagian utara, Sumatera bagian selatan, Jakarta dan Jabar. Chapter lainnya, Jateng, Kalimantan, Jatim, Sulawesi, dan Bali. Ada juga chapter Syariah dibagi menjadi dua bagian, yakni Indonesia Barat dan Timur.

Chief Syariah Agency Officer Sun Life, Norman Nugraha menjelaskan, Brighter Gen merupakan komunitas yang melahirkan entrepreneur muda, khususnya di bidang asuransi jiwa. ”Kami memiliki lima landasan yang selalu dipegang teguh semua anggota. Yakni, young, carried, inspiring, professional, dan winning. Semua landasan tersebut memiliki arti sendiri untuk membentuk seseorang menjadi tenaga muda yang memiliki semangat tinggi di bidangnya,” paparnya ketika berkunjung ke Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, komunitas tersebut dibentuk karena saat ini banyak sekali anak muda yang ingin berkarir di bidang agen asuransi. Komunitas ini pun bisa dijadikan wadah untuk membentuk mental serta karakter anak muda. Baginya, future leader sangat penting mengingat market di dunia bisnis asuransi terus berkembang. Mereka perlu dikumpulkan menjadi satu, kemudian dilatih secara karakter, mental, serta sikap yang berkualitas menjadi agen asuransi.

Dikatakan, tidak ada anggota komunitas yang usianya lebih dari 37 tahun. ”Semuanya anak-anak muda yang berkecimpung di dunia asuransi, kita bentuk sedemikian rupa agar mereka menjadi sosok agen asuransi yang memiliki kualitas bagus,” ujarnya.

Kegiatan yang menjadi agenda Brighter Gen pun selalu meremaja berkonsep fun activity. Misalnya, tour de Java pada 2016 lalu. Dalam event tersebut, semua member komunitas tersebut bertemu menjadi satu untuk melakukan meeting point serta touring. Ada juga development activity. Artinya, semua member Brighter Gen mengikuti bahkan membuat acara yang sifatnya pengembangan diri masing-masing anggota, Terutama materi selling, public speaking, grooming, dan personal development. ”Semua itu untuk membentuk karakter serta mental mereka menjadi lebih berkualitas,” paparnya.

Sejumlah aksi sosial pun menjadi jadwal wajib. Bentuknya charity atau bakti sosial. Aksi ini juga membentuk karakter bahwa anak-anak muda saat ini harus memiliki sifat kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat sekitar.

Komunitas Brighter Gen tersebut biasanya memiliki program selama satu tahun, yang berlandaskan pada beberapa kegiatan di atas, yakni satu kali kegiatan fun, dua kali development, dan sekali charity yang memang harus digelar oleh ketujuh chapter Brighter Gen. (*/aro/ce1)