RINGSEK : Kondisi kabin dua truk yang tabrakan di ruas Jalan Palbapang-Magelang, Selasa (4/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
RINGSEK : Kondisi kabin dua truk yang tabrakan di ruas Jalan Palbapang-Magelang, Selasa (4/4). (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG – Sebuah truk tangki kapasitas 1.600 liter yang diduga membawa minyak kelapa sawit menabrak truk pengangkut pasir di ruas Jalan Palbapang-Magelang, Selasa (4/4) sekitar pukul 15.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas itu.

Peristiwa ini bermula saat truk tangki bernomor polisi (nopol) AB 8770 MH melaju dari arah Magelang menuju Jogjakarta. Tiba-tiba truk tidak terkendali dan naik ke pembatas jalan, lalu masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, melintas truk pasir dengan nopol H 1520 YG. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Kepala truk pasir remuk tepat di bagian kemudi. Sopir truk pasir berhasil dikeluarkan petugas Kepolisian Magelang bersama pengguna jalan yang membantu proses evakuasi. Sementara sopir truk tangki bisa menyelamatkan diri.

“Sopir truk terjepit sekitar 15 menit dan bisa berjalan meski harus dipapah. Sedangkan sopir truk tangki langsung keluar sendiri,” kata Kepala Pos Lantas Muntilan Aiptu Hardi Nugroho di lokasi kejadian.

Polisi mengaku kesulitan saat hendak mengeluarkan sopir dari kabin truk. Pasalnya, kedua kepala truk masih berhimpitan. Truk pasir sempat diderek kendaraana lainnya, namun tidak kuat.

“Kebetulan ada truk peti kemas, kami minta bantuannya untuk menderek dan baru bisa dipisahkan,” tambahnya.

Ia menuturkan, kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit dengan menyetop mobil pikap yang kebetulan sedang melintas. Hingga sore kemarin, polisi belum mengindentifikasi korban. “Yang penting, kita tolong dulu korbannya,” ujar Hardi.

Dikatakannya, kondisi korban pascakejadian cukup baik. Hanya saja, keduanya kaget atas kejadian yang menimpa mereka. “Lecetnya tidak banyak, tapi merasakan sakit di bagian kaki. Sehingga langsung dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya. Kedua korban dilarikan ke di UGD RSUD Muntilan.

Dugaan sementara dari pengakuan sopir truk tangki, kecelakaan ini dipicu rem blong. “Tapi masih kami dalami,” ujar Hardi.

Saat kejadian, arus kedua ruas jalan kurang lancar. Pasalnya, banyak kendaraan yang melaju perlahan untuk menyaksikan kecelakaan tersebut. Beberapa pengemudi juga nekat berhenti untuk melihat kondisi truk dan mengambil gambarnya menggunakan kamera telepon genggam. (put/ton)