Dampingi Pelaku UMKM

359

SEMARANG – Sedikitnya 300 mahasiswa lintas jurusan yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Usaha periode II tahun 2016-2017 dilepas oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Augustina Sulastri di Lapangan Futsal Kampus Unika Soegijapranata, Selasa (4/4).

Para mahasiswa ini sedianya akan melangsungkan pendampingan pada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) selama 3 bulan di beberapa kelurahan Kota Semarang. Di antaranya di Gisikdrono, Kemijen, Sambiroto, dan Gunungpati. ”Saya berpesan kepada teman-teman semua untuk selalu berpegang teguh pada moto universitas yakni peduli, aktif dan bermakna,” kata Augustina dalam sambutannya.

Dikatakan Kepala LPPM Unika Soegijapranata Prof Andreas Lako, kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam rangka pengentasan kemiskinan. Keberhasilan dari program ini otomatis akan berdampak pada pengurangan pengangguran dan kemajuan usaha mitra dampingan. Harapannya, ketimpangan sosial kelompok masyarakat akan berkurang.

”Harapannya mereka tambah maju karena kita support, sehingga pelaku UMKM pada akhirnya mendapatkan dana dari pemerintah setelah pendampingan dari mahasiswa,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, mahasiswa yang melakukan pendampingan sebelumnya telah mendapatkan pembekalan dari Dinas Koperasi dan UMKM. Menurutnya, program KKU ini serupa Kuliah Kerja Nyata (KKN) namun dengan durasi lebih lama dan mahasiswa tidak tinggal di lokasi yang telah ditetapkan. ”Memang tidak tinggal dan hidup bersama, karena tujuannya adalah pendampingan saja dan itu dilakukan secara nyata berbanding lurus dengan hasilnya,” paparnya.

Ia menuturkan salah satu keberhasilan program KKU Unika Soegijapranata antara lain di Kelurahan Gisikdrono. Yaitu pelaku usahanya kini mandiri, bahkan menjadi juara 3 untuk kejuaraan UMKM tingkat nasional di 2016. (mg26/ric/ce1)