SERTIJAB: Pisah sambut pejabat di lingkungan Polres Kendal, dari kiri Kapolsek Kaliwungu AKP Satya Adi Nugraha, Kasatreskrim Polres Kendal AKP Arwansa, Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah dan Kasatpol Air AKP Miyardi, kemarin (3/4). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERTIJAB: Pisah sambut pejabat di lingkungan Polres Kendal, dari kiri Kapolsek Kaliwungu AKP Satya Adi Nugraha, Kasatreskrim Polres Kendal AKP Arwansa, Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah dan Kasatpol Air AKP Miyardi, kemarin (3/4). (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Polres Kendal terus melakukan penyelidikan atas beredarnya poster hoax yang menggunakan simbol PKI dengan mengatasnamakan Bupati Kendal, Kapolres Kendal, Dandim Kendal dan MUI Kendal. Pasalnya, poster tersebut dinilai sudah sangat keterlaluan.

Kapolres Kendal, AKBP Firman Darmansyah mengatakan jika pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki dan segera menangkap siapapun pelakunya. “Kami terus pantau nomor HP penyebar poster tersebut,” ujar Kapolres Kendal disela acara pisah sambut pejabat di Polres Kendal, Senin (3/4) kemarin.

Dibeberkannya, jika nomor penyebar poster hoax tersebut sudah tidak aktif. Dari hasil penelusuran terakhir kali aktif berada di wilayah Kota Semarang. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan. Sebab menurutnya poster tersebut sudah mengarah kabar hoax yang dapat meresahkan warga.

“Mudahan-mudahan pelaku bisa segera kami temukan. Karena ini sudah mencatut nama-nama pejabat tinggi di Kendal. Bahkan saya sendiri belum ada sepekan bertugas di Kendal, juga ikut-ikutan dicatut,” tambahnya.

Menurutnya, jika Bupati Kendal mapun Dandim Kendal sudah melaporkan kejadian tersebut. “Kami sudah perintahkan seluruh anggota sampai ke tingkat Polsek untuk ikut aktif memantau perkembangan media sosial. Selain itu berpatroli dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat,” jelasnya.

Ia juga meminta agar warga tidak mudah terprovokasi dengan menyebar berita-berita hoax. Apalagi yang menyangkut isu agama. “Jika memang ditemukan kejanggalan atau hal mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Laporkan saja ke pihak kepolisian, biar polisi yang menanganinya,” paparnya.

Sementara itu, dalam serah terima jabatan, ada tiga pejabat yang dilantik. Yakni Kasatpol Air dari AKP Miyardi digantikan oleh AKP Ali Musofa. Kasatreskrim juga mengalami pergantian oleh AKP Arwansa digantikan AKP Aris Munandar. Selain itu Kapolsek Kaliwungu yang kini dijabat oleh AKP Nanung Nugroho Indarto dari sebelumnya dijabat oleh AKP Satya Adi Nugroho. “Selain itu, ada satu pejabat yang naik pangkat, yakni AKBP Dodo Marsodo,” kata Wakapolsek Kompol Dili Yanto. (bud/ida)