33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

YIP Sasar Warga Non-BPJS di Daerah Terpencil

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

MUNGKID – Yayasan Indocare Peduli (YIP) terus melebarkan sayapnya untuk memberikan bantuak kesehatan bagi masyarakat. Kemarin (2/4) yayasan nasional yang bergerak di bisnis farmasi dengan produk vitamin C ini membuat aksi sosial berupa pendidikan soal kesehatan dan pelayanan kesehatan gratis (2/4) di Gereja Santo Fransiskus Xaverius di Desa Gantang, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang.

Dalam kesempatan ini, YIP menggandeng Yayasan Raoneli Saksi Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan. Sebanyak 3 dokter umum,4 dokter gigi dan 1 terapis akupuntur disediakan pelayanan kali ini. Klinik ini akan berjalan setiap 2 bulan sekali support dari YIP.

Ketua Yayasan Indocare Peduli, Rudy Tandi menerangkan bahwa program klinik kesehatan ini merupakan yang ke-9 di Indonesia. ” Program ini targetnya ada 25 titik di Indonesia, dengan 1 program klinik di tiap provinsi,” katanya.

Program ini memang diadakan di daerah terpencil, jauh dari akses kesehatan dan masyarakat yang sangat membutuhkan akan pelayanan kesehatan khususnya bagi masyarakat yang bukan menjadi member BPJS.

“Klinik ini tidak hanya pelayanan kesehatan namun pendidikan akan pola hidup sehat dan pengadaan saranan kesehatan,” imbuh Rudy Tandi.

Dia berharap masyarakat mampu memanfaatkan program klinik kesehatan ini. Selain pengobatan gratis, pendidikan akan pola hidup sehat juga harus tumbuh dalam diri masyarakat sehingga angka masyarakat yang sakit bisa menurun.

Dalam sesi acara ini juga menjadi momen launching maskot YPI yakni si Dolpi yang disimbolkan hewan lumba-lumba yang suka menolong.

Karena YIP akan berusaha terus menolong dalam bidang pelayanan kesehatan bagi masyarakat di pelosok terpencil. Dalam kesempatan itu, sebanyak 104 warga miskin diberikan pengobatan gratis. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Satu Calon Panwascam Dicoret

SALATIGA – Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kota Salatiga mencoret satu lagi nama calon Panitia Pengawas tingkat kecamatan (Panwascam). Pasalnya, yang bersangkutan tidak datang dalam...

Salurkan Hobi sekaligus Sosialisasi Kebijakan

Musik boleh dibilang salah satu media yang cukup universal untuk berkomunikasi. Seperti Senopati Band. Selain menyalurkan hobi, band yang sebagian besar anggotanya Pegawai Negeri...

Terjun ke Dunia Hukum karena Keluarga

RADARSEMARANG.COM - Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Peribahasa tersebut layak disematkan kepada Bob Horo. Pemilik Bob Horo & Partners yang bergerak di bidang...

Dua Bocah Tewas di Kubangan Galian C

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Bekas galian C kembali memakan korban. Kali ini, terjadi di bekas galian C di Dusun Ploso, Desa Plososari, Kecamatan Patean. Dua...

Gandeng The Union, Edukasi Bahaya Rokok

MUNGKID—Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang  terus mengembangkan program kerjasama lintas lembaga. Terbaru, universitas terbesar di Magelang itu,  bekerja sama dengan The Union untuk mengedukasi bahaya...

Respons Cepat lewat Smile Police

SEMARANG-Polda Jateng resmi meluncurkan aplikasi Sistem Manajemen Informasi Layanan Elektronik atau Smile Police. Di dalam aplikasi online tersebut terdapat 11 program prioritas kapolri. Launching...