SEMARANG – Ajang kompetisi Divisi Utama 2017 kali ini diharapkan bakal menjadi momentum yang tepat bagi tim PSIS Semarang untuk bisa kembali berlaga di kompetisi kasta tertinggi musim 2018 mendatang.

Sembilan musim berkutat di kompetisi kasta kedua tentu menjadi waktu yang terlalu panjang bagi tim berjuluk Mahesa Jenar. Oleh karena itu musim ini menjadi momentum yang tepat bagi PSIS untuk memburu target promosi ke kompetisi kasta tertinggi.

Tidak mudah memang, CEO PT Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya dalam launching tim di Balai Kota Semarang Jumat (31/3) malam mengakui persaingan di kompetisi Divisi Utama atau yang akan bertitle Liga 2 musim ini bakal super ketat.

“Karena dari 61 tim kontestan nanti 40 diantaranya akan degradasi. Makanya persaingan bakal ketat. Namun dengan dukungan semua pihak termasuk dari Pemerintah Kota Semarang kami cukup optimistis menghadapi musim 2017 ini,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi, ini.

Di masa akhir persiapan, tim Mahesa Jenar telah berhasil menggaet 28 pemain dimana enam diantaranya merupakan pemain magang yang juga berpotensi untuk didaftarkan di skuat utama dan ikut bertarung di kompetisi.

Terakhir, tim besutan coach Subangkit itu berhasil menggaet eks pemain Timnas U-19 yang juga kiper asli Semarang Awan Setho Raharjo dengan status pinjaman dari tim Bhayangkara FC yang musim ini berlaga di kompetisi Liga 1.

“Kami masih ada dua hingga tiga pemain tambahan yang akan direkrut sebelum kick off 19 April mendatang. Dan tentu secara kualitas pemain baru mendatang adalah pemain-pemain yang bisa memberi banyak kontribusi ke tim,” kata Head Coach PSIS, Subangkit.

Sementara dukungan positif juga diberikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi kepada tim kebanggaan Kota Semarang tersebut. Menurutnya saat ini PSIS sudah seharusnya sejajar dengan tim-tim elit yang ada di Indonesia dan berkompetisi di kasta tertinggi.

“PSIS memiliki perjalanan luar biasa bahkan bisa menjadi juara di era perserikatan tahun 1987 dan Liga Indonesia 1999. Makanya ini momentum yang baik untuk bisa kembali sejajar dengan tim-tim besar di Indonesia dan memang perlu kerja keras karena PSIS berangkatnya dari Liga 2.

Wali kota yang akrab disapa Hendi itu bahkan siap memberikan ‘hadiah’ kepada tim Mahesa Jenar yaitu berupa bus pribadi jika Johan Yoga dkk mampu promosi ke Liga 1 musim 2018 mendatang.

“Kalau dulu PSIS bisa di-support dana melalui APBD tapi sekarang harus berjuang dari sektor swasta salah satunya memaksimalkan tiket. Dan industri sepak bola yang dijalani PSIS ini harus didukung kami pemerintah akan memfasilitasi hal itu termasuk berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan. Dan sebelum sambutan saya sudah diskusi dengan kepala Bappeda dan Disospora boleh nggak sih kita melakukan hibah untuk klub kebanggan kita? Jawabannya bisa asal itu memang dibutuhkan. Dan kebutuhaanya adalah bus yang ekslusif. Ya tidak masalah kalu memang bisa masuk Liga 1 saya akan pertanggungjawabkan hal itu ke teman-teman dewan untuk bisa dibantu sebuah armada bus yang layak untuk PSIS,” pungkas Hendi. (bas/zal)

 

Daftar Pemain PSIS:

Kiper:

  1. Awan Seto Raharjo
  2. Feri Bagus Kurniawan
  3. Aji Bayu Putra

Belakang:

  1. M Tegar Pribadi
  2. M Rio Saputra
  3. Haudi Abdillah
  4. Anhar Latif
  5. Taufik Hidayat
  6. Safrudin Tahar
  7. Yogi Ardianto
  8. Imam Baehaqi

Tengah:

  1. M Yunus
  2. Ahmad Agung
  3. Dani Raharjanto
  4. Jordan Foranda
  5. Juni Riyadi
  6. Saddam Sudarma Hendra
  7. Franky Mahendra
  8. M Ilham Arfil

Depan:

  1. Hari Nur Yulianto
  2. Johan Yoga Utama
  3. Erik Dwi

Magang:

  1. Albi Lanju Pamungkas
  2. Fajar Alfian
  3. Jawwad Jazil El Wafa
  4. Satriawan Eka Putra
  5. Wisnu Adi
  6. Ahmad Rezal