Tuntut 3 Petani Dibebaskan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KENDAL—Puluhan petani dari Surokonto Wetan, Kecamatan Pageruyung¸ kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal. Aksi ini menuntut tiga petani yang terlibat kasus dugaan pembalakan segera dibebaskan.

Aksi sempat diwarnai kericuhan karena massa ngotot mau masuk ke kantor Kejari. Selain itu massa hendak memasang poster di pagar kantor Kejari Kendal. Sempat terjadi adu mulut antara pengunjuk rasa dengan petugas bahkan nyaris baku hantam.

Koordinator Aksi Kuswanto mengatakan, petani akan bertahan di depan kantor kejaksaan hingga ada kejelasan ketiga petani dibebaskan. “Bahkan petani rela menginap dan ditahan bersama dengan ketiga terdakwa sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas warga,” katanya, Jumat (31/3).

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kendal Yudi Hendarto mengatakan, penahanan ketiga terdakwa sesuai dengan peraturan yang ada. Yakni merujuk pada penetapan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah dalam proses banding. “Majelis hakim menetapkan untuk ketiga terdakwa ditahan, jadi kami hanya melaksanakan perintah pengadilan melalui majelis hakim,” jelasnya.

Dengan dasar itulah, Kejari Kendal menahan ketiganya. Tapi baru Nur Azis dan Sutrisno Rusmin yang ditahan. “Sedangkan Mujiono saat hendak dilakukan penangkapan tidak berada di kediamannya,” imbuh Yudi.

Dalam proses di Pengadilan Negeri Kendal, ketiga petani Surokonto Wetan divonis 8 tahun penjara. Petani kemudian mengajukan banding di PT Jawa Tengah. Majelis hakim PT Jawa Tengah menolak penangguhan penahanan dan menetapkan ketiganya ditahan. (bud/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -