33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Diminta Berdayakan Ekonomi Warga

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

UNGARAN–Sebanyak 586 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang yang tengah kuliah kerja nyata (KKN) di 47 desa di Kabupaten Semarang diimbau untuk berdayakan ekonomi warga desa.

Hal tu dikatakan oleh Staf Ahli Bupati Semarang bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Heru Purwantoro saat apel penerimaan mahasiswa peserta KKN di halaman Kantor Bupati Semarang, Rabu (29/3) kemarin.

“Lakukan identifikasi terhadap masalah yang ada untuk mendapatkan cara yang tepat dalam memberdayakan warga dan meningkatkan kesejahteraannya,” katanya.

Heru juga meminta para mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya di bangku kuliah untuk membantu memberdayakan potensi warga desa.

Wakil Rektor UIN Bidang Akademik, Musahadi yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan untuk mudah masuk ke komunitas masyarakat, harus menggunakan pendekatan berbasis masjid. “Masyarakat kita (di pedesaan) sebenarnya sangat religius. Meski temanya pemberdayaan masyarakat berbasis masjid, tetapi cakupan program ini termasuk (pemberdayaan) ekonomi, kesehatan, lingkungan serta pendidikan,” kata Musahadi.

Para mahasiswa berasal dari enam fakultas yakni fakultas Dakwah dan Komunikasi, fakultas Syariah dan Hukum, fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, fakultas ushuludin dan humaniora, fakultas ekonomi dan bisnis Islam serta fakultas Sains dan Teknologi. Mereka akan disebar di 47 desa di empat Kecamatan yakni Kecamatan Getasan 13 desa, Kecamatan Banyubiru (10 desa), Kecamatan Bandungan (9) dan Sumowono (15). “Kegiatan KKN kali ini mengambil tema pos pemberdayaan keluarga (posdaya) yang sudah dilaksanakan sejak pelaksanaan KKN tahun 2012 hingga tahun 2018 mendatang,” katanya.

Pelaksanaan KKN tematik Posdaya di Kabupaten Semarang ini, lanjut Sholihan, merupakan ke sepuluh kalinya. Sebelumnya, kegiatan dengan tema yang sama telah dilaksanakan para mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang di Demak, Kendal, Batang, Blora, Temanggung, Pati dan Boyolali. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pulang Sekolah, Pelajar Dibacok

PURWOREJO—Kejahatan bisa terjadi di mana saja, kapan saja, dan korbannya siapa saja. Seperti dialami oleh Mutaqin, 13, siswa kelas X SMK PN 2 Purworejo,...

Musnahkan Ribuan Miras dengan Slender

DEMAK - Polres Demak bersama Satpol PP Pemkab Demak, kemarin memusnahkan barang bukti (BB) minuman keras (miras). Bertempat di halaman belakang Mapolres Demak, ribuan...

Bidik Budidaya Singkong Gajah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sektor perikanan dan perkebunan menjadi bidikan Pemerintah Desa (Pemdes) Ngajaran Kecamatan Tuntang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kades Ngajaran Yos Prayitno...

Pernikahan Anak di Jateng Masih Tinggi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Pernikahan anak di bawah umur, meski berisiko tinggi, masih sangat tinggi di Jateng. Terbukti, tahun 2016 lalu ada sekitar 30.000 pengajuan nikah di bawah...

Komisi D DPRD Kota Kunjungi Panti Asuhan

SEMARANG - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang kembali mengadakan kunjungan lapangan. Kali ini komisi yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini...

TPKS Gaet Pelaku Industri Jateng-DIY

SEMARANG – Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sejumlah instansi terkait menggelar roadshow to customer kepada para pelaku...