33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

4 Gudang Garmen Terbakar

Tak Jauh dari PT Indonesia Power Tanjung Emas

Another

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat...

SEMARANG Kebakaran hebat terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Bangunan pabrik garmen PT Glory Industrial Semarang II di Jalan Coaster No 8 Blok A11-12A ludes terbakar, Selasa (28/3) sekitar pukul 17.15 kemarin. Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Dugaan sementara kebakaran akibat korsleting arus listrik.

Saksi mata, Yanto, karyawan bagian administrasi PT Glory Industrial Semarang II menuturkan, pabrik garmen yang terbakar adalah gudang persediaan dan finishing produksi Blok A 19. Gudang yang berisi bahan garmen dan pakaian jadi siap ekspor itu terletak di kompleks Kawasan Industri Lamicitra, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Yanto menuturkan, begitu melihat kobaran api di gudang A 19, ia langsung lari menuju ke pos satpam untuk melapor. Saat itu, ada lima petugas sekuriti yang sedang piket. Yakni, Fajar, Budi, Titok, Juremi dan Sugiyanto. Selanjutnya petugas sekuriti melapor ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang dan Pelabuhan Tanjung Emas.

Satpam Juremi mengaku tidak mengetahui secara persis awal mula terjadinya kebakaran. Namun ia memastikan, kobaran api kali pertama muncul di gudang A 19 PT Glory Industrian Semarang II. ”Persisnya saya tidak tahu. Tahunya api sudah membesar di gudang A 19. Itu gudang stok,” ungkap Juremi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (28/3) tadi malam.

Menurutnya, saat kejadian, di gudang tidak ada aktivitas pekerjaan. Sebab, para karyawan perusahaan itu libur Hari Raya Nyepi. Pihaknya menduga penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik. ”Mungkin korlesting listrik. Di dalam kan sepi, pas hari libur Nyepi,” katanya.

Karena berisi bahan yang mudah terbakar, membuat kobaran api cepat membesar. Apalagi ditambah tiupan angin kencang. Kobaran api membumbung tinggi  disertai kepulan asap hitam pekat. ”Gudang stok itu berisi kain untuk bahan pakaian siap ekspor. Jadi, mudah terbakar,” ujarnya.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api. Namun petugas sempat kesulitan, lantaran api berkobar besar ditambah tiupan angin kencang. Bahkan, api yang terus membesar membakar empat bangunan gudang PT Glory. ”Empat gudang habis. Gudang finishing berisi pakaian yang akan diekspor,” kata anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kemijen Semarang Utara, Maryadi.
Salah satu karyawan PT Glory yang enggan disebutkan namanya mengakui, saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas pekerjaan lantaran para karyawan libur selama empat hari. ”Karyawan Glory libur sejak Sabtu sampai Selasa ini. Gudang yang terbakar itu berisi kain. Jadi, mudah terbakar,” ujarnya.

Wakapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Emas, AKP Koeswanto, mengungkapkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut. Namun ia memastikan peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

”Kita mendapatkan laporan jika bagian belakang pabrik terbakar. Penyebabnya belum diketahui, tapi yang pasti bagian yang terbakar adalah bagian belakang gudang berisi pakaian jadi dan bahan baku pakaian,” ungkap Kuswanto di lokasi kejadian.

Kebakaran kemarin mengundang perhatian Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. Begitu menerima informasi kebakaran itu, Mbak Ita –sapaan akrabnya— didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Arief Rudiyanto langsung mendatangi lokasi kejadian. ”Ada empat gudang yang terbakar. Di dalamnya berisi pakaian siap ekspor,” katanya di lokasi kejadian.

Terkait jumlah kerugian akibat kebakaran ini, pihaknya belum mendapat informasi dari pemilik perusahaan. Pun dengan penyebab kebakaran, juga masih dalam penyelidikan petugas. ”Kalau dari pihak Lamicitra, kebakaran disebabkan arus pendek. Tapi, kita juga belum tahu pastinya,” ujarnya.

Pihaknya menyayangkan pihak perusahaan setempat yang belum memperhatikan fasilitas alat pemadam kebakaran di area perusahaan. Terbukti, bangunan besar tersebut kurang dilengkapi alat pemadam kebakaran yang maksimal.

”Lamicitra ini punya mobil pemadam kebakaran satu, tapi tidak bisa berfungsi. Sehingga kami tadi meminta kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk membawa semua mobil pemadam kebakaran ke sini,” terangnya.

Menurutnya, lokasi kebakaran relatif dekat dengan objek vital PT Indonesia Power yang ada di belakang PT Glory. Pihaknya pun menginstruksikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk menempatkan mobil damkar di lokasi sekitar PT Indonesia Power.

”Ada 16 mobil pemadam yang kita kerahkan. Air di sini memang agak susah, tadi juga pakai air laut. Kami sudah minta kepada air PDAM dan permukiman untuk membawa mobil tangki juga. Mudah-mudahan api cepat padam,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan pukul 22.00 tadi malam, kobaran api masih berkobar membakar empat bangunan gudang PT Glory. Puluhan petugas PMK harus berjibaku menjinakkan api. Selain itu, mobil pemadam kebakaran keluar masuk kawasan pabrik untuk melakukan pemadaman. (mha/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

Baru Kali Ini Ada Yang Sampai Naik Pohon buat Joget (12)

Sembilan lagu Didi Kempot berhasil menggoyang panggung dan ribuan penonton Synchronize Fest 2019 sampai pukul 1 dini hari. Sebenarnya sudah siap tampil di festival...

More Articles Like This

Must Read

35 Taruna Tingkat II dan III Diperiksa

SEMARANG – Sebanyak 35 saksi diperiksa terkait tewasnya taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Muhammad Adam, 21, akibat dianiaya seniornya, Kamis (18/5)....

Kasatlantas Baru Diminta Selesaikan Dua PR

SEMARANG – Empat kapolsek di lingkungan Polrestabes Semarang dimutasi. Diantaranya Kapolsek Semarang Barat Kompol Arianto Salkery dipindah tugas sebagai Wakapolres Pemalang. Posisi Arianto Salkery digantikan...

Fokus Tuntaskan Pembangunan Infrastruktur

RADARSEMARANG.COM - USIA 413 tahun, Pemkab Kendal terus berbenah. Saat ini yang menjadi fokus di masa pemerintahan Mirna Annisa adalah pembangunan infrastruktur baik jalan...

Pemain Unggulan Masih Jadi Andalan

MAGELANG - Hasil positif pada kejuaraan bulutangkis multicabang tahun lalu membuat pebulutangkis putri Kota Magelang mendapatkan tempat unggulan di kelompok tunggal anak, pemula dan...

Jangkau Nasabah, Bukopin Terus Tambah Laku Pandai

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–PT Bank Bukopin Tbk menargetkan 124 agen Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah...

Renovasi Rumah Penderita Kusta Kelar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Raut wajah sumringah dan penuh kegembiraan terpancar dari wajah Tri Hartatik penderita penyakit kusta dan suaminya Jumadi. Renovasi kediamannya di Kampung Kalibaru Timur, RT 03/09...