33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Setiap Pekan, 4,5 Ton Sampah Menumpuk

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO – Sampah yang terus menumpuk di kawasan wisata Dieng diperkirakan mencapai  4,5 ton per pekan. Sampah tersebut, berasal dari limbah sisa pertanian dan limbah wisatawan yang berkunjung. Meski produksi sampah di area Dieng terbilang tinggi, sejauh ini belum pernah dibangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk menampung sampah di kawasan Dieng.

Selain tidak adanya TPA, menurut pengakuan Kepala UPT Pariwisata Garung Oni Wiyono, selama ini tidak ada pengangkutan sampah berkala dari dinas terkait. Seperti, pemindahan sampah dari tong-tong kecil atau TPS (tempat penampungan sementara) ke TPA. Sebagai akibatnya, lahan Perhutani atau lahan warga yang tidak produktif jadi tempat pembuangan sampah alternatif.

Oni menyontohkan seperti yang terlihat di dekat kawasan wisata Sikunir. Sekitar track pendakian mulai dipenuhi sampah.  Tak hanya itu, di desa-desa lain juga kondisinya hampir sama, karena tak ada pembuangan akhir, lembah di dekat desa jadi TPA alternatif.

“Sekarang jumlah pengunjung baru 3.000 per pekan. Ke depan, semakin meningkat pengunjungnya, semakin banyak pula sampah yang dihasilkan.”

Mengenai sampah, Tim Kerja Pemulihan Dieng Tafrikhan membeber, ada 10 desa yang bersinggungan langsung dengan kawasan wisata Dieng. Meliputi Desa Parikesit, Patakbanteng, Dieng, Sikunang, Campursari, Sembungan (masuk area Wonosobo), ditambah Desa Diengkulon, Karangtengah, Kepakisan , Kekasiran (Banjarnegara). “Sepuluh desa itu yang berpotensi menimbulkan sampah cukup banyak,” jelasnya.

Hasil penelitiannya pada 2015. Desa-desa tersebut memroduksi sampah sekitar 500 kilogram – 1 ton perhari. Sehingga dalam seminggu, rata-rata dihasilkan sekitar 5,2 ton sampah. “Taruhlah kita turunkan lagi rasionya, jadi ketemu rata rata sampah yang menimbun sekitar 4,5 ton per pekan.  Jika tidak cepat disiasati, tentu bakal membentuk gunungan sampah,” ujar Tafrikhan.

Oni berharap, ke depan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mampu  duduk bersama membahas berbagai persoalan Dieng. Selain tidak adanya TPA, toilet bagi pengunjung juga minim. Pantauan dia, toilet yang dibangun Pemkab Wonosobo hanya berjumlah 4 toilet. Dua toilet di Dieng Theater, dan 2 toilet lagi di terminal bawah (dekat telaga warna). Selain itu, ketersediaan kantong parkir dan pengaturan arus kendaraan besar juga perlu diperhatikan.

“Dengan toilet hanya 4 apakah cukup?. Sementara yang berkunjung sampai 3.000 orang per pekan,” ujarnya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Laba Bank Jateng Capai Rp 458 M

SEMARANG – Hingga akhir Maret 2017, aset Bank Jateng telah mencapai Rp 59,15 triliun dan tumbuh 17,78 persen year of year (yoy) dari posisi...

7 Anggota Polres Terima Penghargaan

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sebanyak 7 anggota Kepolisian dari Polres Demak, kemarin memperoleh penghargaan.  Mereka dinilai berprestasi dalam kinerjanya. Mereka adalah Iptu Eko Suwignyo berprestasi dalam...

Targetkan 10 Ribu Peserta

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA-Perhelatan sport tourism bertaraf internasional Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 segera digelar pada 18 November mendatang. Event yang mengusung tema Raising Harmony itu...

Serat Wulangreh Ajarkan Budi Pekerti Siswa  Paling Tepat

RADARSEMARANG.COM - KARYA Sastra Jawa kuno sangat banyak dan memiliki nilai yang adi luhung, seperti Serat Wulangreh. Dalam Serat Wulangreh banyak memuat ajaran nilai-nilai...

Monica Rasendria Lengkapi Gelar Loyola

LENGKAP sudah pretasi yang dihasilkan SMA Kolese Loyola di ajang Honda DBL musim 2017 ini. selain berhasil menyabet gelar juara cewek, Loyola juga mewakilkan...

Perbaikan Jembatan Ampel, Macet 5 Kilometer

KAJEN-Kemacetan panjang kembali terjadi pada liburan Idul Adha mendatang, lantaran adanya perbaikan jembatan di Desa/Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Arus lalu lintas yang semula tiga...