33 C
Semarang
Senin, 1 Juni 2020

FEB UPGRIS Didik Lulusan Seimbangkan Teori dan Ketrampilan

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

PERSAINGAN dunia kerja kian hari semakin ketat. Generasi muda pun dituntut untuk tak hanya unggul di bidang akademik saja tetapi juga ketrampilan dan kemampuan penunjang lainnya. Namun, banyak perguruan tinggi yang masih saja terjebak dalam pandangan yang melulu berpusat pada pembelajaran teori semata. Hasilnya, banyak lulusan yang pada akhirnya sulit menyesuaikan diri atau berkompetisi dengan tuntutan dunia kerja.

Menyadari hal itu, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas PGRI Semarang (FEB UPGRIS) selalu berupaya untuk menyediakan pendidik-pendidik yang berkualitas sekaligus menyelenggarakan program-program yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Ada pun secara fasilitas, UPGRIS pantas disejajarkan dengan universitas-universitas terkemuka tingkat nasional. Gedung, laboratorium, fasilitas perkuliahan, dan sistem teknologi mutakhir telah disiapkan secara profesional demi menyokong kualitas pendidikan di UPGRIS.

FEB UPGRIS yang menaungi Program Studi Manajemen secara profesional dan konsisten menerapkan praktek belajar mengajar dan perkuliahan yang berorientasi pada konsep POAC  (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dan SMART (Specific, Measurable, Attainable, Realistic).

Konsep teori ini diajarkan kepada mahasiswa secara komprehensif. Mahasiswa diajarkan bagaimana mempelajari sebuah organisasi secara konsep maupun realitanya. Dari perencanaan, penganggaran, pembagian tugas, hingga mengontrol bagaimana laju osebuah organisasi, badan usaha, maupun lembaga pada umumnya.

Konsep ini dipergunakan sebagai salah satu strategi untuk menentukan target utama dari suatu proyek, dari peningkatan sumber daya manusia maupun tujuan utama sebuah organisasi. Konsep ini juga bakal memberi motivasi secara riil kepada mahasiswa.

Kelebihan yang disediakan oleh FEB UPGRIS adalah penekanan pada keseimbangan antara teori dan praktik. Konsep POAC tidak hanya dipelajari di dalam kelas, namun juga diajak secara langsung untuk melihat bagaimana konsep itu dipraktikkan. Mahasiswa pun diprioritaskan untuk datang berkunjung ke perusahaan-perusahaan yang telah direkomendasikan untuk melihat secara langsung.

Hal ini penting agar mahasiswa FEB UPGRIS tidak hanya menghabiskan waktu dengan berkecimpung di teori saja. Para mahasiswa dididik agar memiliki kecakapan dalam menyelaraskan antara teori yang dipelajari kampus dengan keberadaan realitas sektor-sektor usaha yang ada.

Tak hanya itu, mahasiswa juga dopersiapkan untuk menangkap peluang kerja ataupun sanggup memaksimalkan sektor usaha kini banyak diperlukan, seperti UMKM, wirausaha kecil, dan beberapa usaha-usaha tradisional.

Selain itu, UPGRIS juga mempersiapkan lulusan-lulusan sanggup menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus ketika mereka kembali ke daerah masing-masing setelah mereka lulus. Di samping itu, para lulusan juga dididik untuk peka dalam menemukan dan mengembangkan sektor-sektor yang berpotensi menjadi daya tarik dari daerah tersebut

Atau, secara gagasan, mereka diasah agar tergerak untuk menemukan konsep bisnis baru yang pada akhirnya bisa bermanfaat untuk pengembangan sektor perekonomian Indonesia. Dari dua penekanan pelaksanaan konsep tersebut, diharapkan UPGRIS sanggup mencetak lulusan-luluan yang sesuai dengan visi, yaitu “Unggul dan Berjatidiri”.

Seperti beberapa waktu lalu, FEB UPGRIS telah menggelar acara rutinan bertajuk Coffee Talk. Acara ini menyediakan sebuah forum bertukar pikiran yang mengundang para praktisi ekonomi dan pengusaha muda sukses di kota Semarang.  Dalam acara tersebut, mahasiswa dipersilakan untuk berdialog dengan para pembicara. Dalam kesempatan itulah, mahasiswa sanggup membandingkan secara langsung antara teori yang dipelajari dengan pengalaman para tokoh-tokoh yang terbukti sukses di bidang pengelolaan manajemen penegelolaan usaha di bidang perekonomian. (*)

Berita sebelumyaGADIS FDR
Berita berikutnyaPerkuat Perlindungan Hak Cipta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Ibu-Ibu Pengajian Dukung Marwan

MUNGKID-- Dukungan terhadap Marwan Jafar sebagai calon Gubernur Jawa Tengah terus mengalir. Di Kabupaten Magelang, ribuan ibu pengajian Sholawat Nariyah mendeklarasikan diri mendukung calon...

Dandim Ajak Masyarakat Perangi Komunis

PEMALANG–Kodim 0711 Pemalang baru saja menyelenggarakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos)  bersama komponen masyarakat se wilayah Kabupaten Pemalang. Kegiatan komsos yang dilaksanakan di Aula Makodim...

Anggaran Pemkot Tak Siap

Saya mau minta kepastian anggaran dahulu. Secara teknis, BPN Kota Semarang telah melakukan pengukuran tanah semua. Wibowo Prasetyo -Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Kota Semarang RADARSEMARANG.COM,...

Lumpuhkan Teroris Pembajak Bus

SEMARANG - Bunyi sirene mengejutkan warga di kawasan Tugu Muda, Jumat pagi (16/6). Dua mobil dengan senjata utama Browning Kaliber 12,7 lengkap dengan peluru...

Kerja Keras dan Disiplin

RADARSEMARANG.COM - DEDIKASI, disiplin, dan semangat Vera Wahyu Wulandari berbuah manis. Vera, sapaan akrabnya, menjuarai kompetisi pencak silat The 4th Sebelas Maret International Pencak...

Pohon Tumbang Tutup Jalan

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Pohon di tepi Jalan R Sumendro Wonosobo, Sabtu (13/1), tumbang dan menutup jalan. Dampaknya, jalan sempat macet sampai satu jam karena...