FMIPA UNNES Raih Penghargaan Leprid

Promosi Gagasan Inovatif 20 Doktor

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (UNNES), berhasil meraih penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) atas rekor kegiatan pekan promosi gagasan inovatif 20 Doktor FMIPA. Penghargaan diberikan alngsung oleh Direktur Leprid Paulus Pangka, Kamis (23/3).

Sebelumnya sebanyak 20 doktor tersebut melakukan pemaparan terkait gagasan yang dibuat. Salah satunya adalah presentasi salah Sri Kadarwati dengan judul Indonesia Mandiri Energi dengan Paket Teknologi Hijau dalam Eksplorasi Sumber Energi Terbarukan Berbasis Biomassa. Dalam presentasi tersebut, Sri membuat gagasan tentang teknologi hijau yang sejalan dengan misi universitas sebagai kampus konservasi. ”Ide-ide dan gagasan ini harus diakui, jika tidak Indonesia tidak akan berkembang dan malah akademisi dan peneliti ini idenya malah akan ditiru oleh pihak lain,” kata Paulus Pangka.

Menurutnya dengan adanya teknologi hijau yang bisa tergantikan dengan bio minyak dari tanaman diharapkan nanti sebagai pengganti minyak fosil. ”Kita tahu jika minyak bumi bisa habis, jadi perlu ada apresiasi tentang ide dan gagasan yang bisa berguna di masa depan,” tuturnya.

UNNES sendiri sebelumnya telah mendapatkan tiga penghargaan dari Leprid yakni Rekor Penulisan Parikan Konservasi Berbahasa Jawa secara Online Terbanyak, Tari Konvensional Terbanyak, Pergelaran Tari dengan Varian Terbanyak Diikuti 171 Penyaji oleh 2.000 Penari secara Marton selama 25 Jam, dalam Rangka Hari Tari Sedunia. ”Dengan penghargaan keempat ini, bisa membuktikan jika UNNES memang fokus dalam konservasi berbagai bidang,” ujar Wakil Rektor I UNNES Prof Rustono. (den/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -