Pemkot Terapkan Program Sapi Wajib Bunting

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Mengurangi ketergantungan impor daging sapi, Pemerintah Kota Semarang menerapkam program sapi wajib bunting. Program ini melibatkan Kelompok Tani Pangudi Mulyo di Kelurahan Nongkosawit Gunungpati, Semarang. Ditargetkan ada 1.500 sapi betina produktif bakal ’dibuntingkan’ agar meningkatkan jumlah populasi.

Program tersebut diberi nama Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting 2017. ”Selama dua hari (19-20/3) sudah ada 188 sapi yang diinseminasi buatan. Target tahun ini ada 1.500 sapi se-Kota Semarang,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Wahyu Permata Rusdiana, kemarin.
Dikatakannya, selain melakukan inseminasi buatan, juga dilakukan identifikasi reproduksi sapi, penanggulangan gangguan reproduksi sapi, dan penyelamatan betina produktif. ”Kami juga melibatkan sedikitnya sembilan petugas inseminator, tiga dokter hewan dan enam paramedis veteriner untuk memantau perkembangan setiap hari,” terangnya.
Tidak hanya itu, program ini juga memberi bantuan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) senilai Rp 200 ribu per ternak per tahun. Pemerintah memberi subsidi 80 persen, atau setara Rp 160 ribu per ternak per tahun. ”Jadi, peternak hanya membayar Rp 40 ribu per ekor per tahun dengan premi Rp 10 juta. Ini untuk klaim jika sapi mati, baik akibat bencana maupun sakit,” katanya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryati Rahayu mengatakan kebutuhan daging sapi di Kota Semarang masih cukup tinggi. Sehingga diperlukan terobosan. Populasi di Kecamatan Gunungpati ini menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan daging sapi dan susu di Kota Semarang. ”Daripada impor daging sapi, maka kami dorong pengembangbiakan ternak melalui upaya khusus indukan wajib bunting ini,” katanya.

Dikatakannya, ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan daging dan susu di Kota Semarang. Tentunya, harapan ke depan inflasi kebutuhan daging menurun. Misalnya untuk memenuhi ketersediaan daging sapi menjelang lebaran.

Para peternak juga mendapatkan bantuan hibah sapi potong indukan 15 ekor dari Kementerian Pertanian, 5 ekor sapi perah dari APBD Provinsi Jateng, dan 24 ekor indukan betina sapi potong serta sapi perah betina 8 ekor dari Pemkot Semarang.
”Selama ini, penyerapan pangan dan konsumsi daging sapi dan susu di Kota Semarang cukup tinggi. Sedangkan penyediaan daging sapi lokal rata-rata baru memenuhi 65,24 persen kebutuhan nasional. Sisanya karena belum terpenuhi. Akhirnya pemerintah mengimpor daging bakalan maupun daging beku. Daripada impor daging beku, makanya kami dorong peternak sapi melalui program ini,” katanya. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -