Lepas 40 Ribu Benih Ikan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

MAGELANG – Sebanyak 40.000 benih ikan ditebar aliran sungai Progo, Selasa (21/03). Penebaran ini bertujuan untuk menjaga ekosistem ikan di aliran sungai Progo yang kini semakin berkurang.

Kepala Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBIAT) Muntilan UPTD Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng Bambang Pramono Setyo menjelaskan, sungai di Jawa Tengah, khususnya Kota dan Kabupaten Magelang, saat ini mengalami degradasi ikan. “Sungai di Jawa Tengah miskin pasokan ikan. Hal ini disebabkan karena ekosistem sungai sudah tercemar baik karena limbah maupun penangkapan yang menggunakan racun atau listrik. Sehingga habitat ikan mulai terganggu dan tidak berkembang,” beber Bambang.

Otomatis, jumlah ikan semakin berkurang dan tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Bahkan, beberapa jenis ikan asli daerah semakin langka. “Untuk ikan beong khas sungai progo juga semakin langka,” katanya.

Namun demikian, untuk menjaga pasokan ikan di sungai, pihaknya sudah melakukan upaya penebaran benih di sejumlah daerah. Contohnya, di Rawa Pening Kabupaten Semarang, sudah ditebar benih betutu dan gabus.

Terpisah, Ketua Panitia Dies Natalis ke-3 Universitas Tidar Magelang Agus Suprapto menjelaskan, penebaran benih ikan merupakan rangkaian kerjasama Untidar dengan Dinas Peternakan dan Kelautan Kota dan Kabupaten Magelang. “Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Benih yang disebar berjumlah 40.000 terdiri dari ikan nila hitam, ikan nila merah, ikan tawes, karper dan mas,” kata Agus. (cr3/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -