33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Tak Sekadar Trabas

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

SEMARANG – Sekitar 500 pengendara motor trail dari sejumlah komunitas trabas di Jateng berkumpul di Desa Trisobo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Minggu (19/3). Mereka mencoba menaklukan trek yang cukup ekstrem yang terhampar di lahan milik perhutani di wilayah setempat.

Panitia Kegiatan, Teguh SP menjelaskan, komunitas trabas yang digandeng Viar tersebut tak hanya melampiaskan hobi trail. Mereka juga menggelar bakti sosial (baksos). Setiap peserta yang terlibat, berhak mendonasikan Rp 50 ribu atau lebih. Uang yang terkumpul, akan digunakan untuk membantu pembangunan mushola di Desa Trisobo.  “Yang terkumpul Rp 18,981 juta. Semua diberikan untuk membangun mushola. Panitia tidak mengambil sepeser pun,” ucapnya ketika ditemui di sela-sela acara.

Dijelaskan, komunitas trabas sengaja merangkul Viar lantaran bisa mewadahi aksi. Apalagi, mereka juga punya misi sosial untuk membantu masyarakat yang dikemas dalam corporate social responsibility (CSR).  “Apalagi Viar punya kerjasama dengan Perum Perhutani. Terabas ini kan menggunakan trek milik Perum Perhutani,” jelasnya.

Area Marketing Manager Viar Jateng Utara dan Kalimantan, Dwiyanto menambahkan, komunitas tidak melulu mencari kesenangan saja. Mereka mulai memikirkan baksos. Mengumpulkan dana untuk membantu korban bencana alam, atau pembangunan fasilitas umum (fasum), salah satunya tempat ibadah.

Menurutnya, ada sejumlah tempat ibadah yang pembangunannya tersendat. “Nah, Viar dan teman-teman komunitas trabas, berkomitmen untuk terjun dalam hal kepedulian sosial,” tegasnya. Dijelaskan, baksos ini bukan agenda rutin. Hanya digelar ketika ada yang butuh uluran tangan saja. “Jadi sifatnya spontanitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ahmad Ridwan berharap, baksos ini bisa mempererat tali persaudaraan antar pecinta trabas. Mengemas hobi tak sekadar hura-hura, tapi juga membantu masyarakat.

Kegiatan sosial ini cukup menarik bagi anggota trabas. Terbutki, sejumlah pengendara dari Wonosobo dan Purbalingga rela bertandang jauh-jauh ke Desa Trisobo untuk berpartisipasi dalam baksos ini. “Untuk rutenya, kira-kira 45 kilometer. Tingkatnya selang-seling. Fun-ekstrim-fun-ekstrim. Biar nggak sepaneng,” jelasnya. (amh/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Deklarasikan Janji Kinerja 2018

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah menggelar apel dan deklarasi  janji kinerja 2018 di Kantor Wilayah Kemenkumham...

Pasar Rejowinangun Buka Sampai Malam

MAGELANG – Makin dekat hari Lebaran, tingkat keramaian di pasar-pasar tradisional Kota Magelang meningkat. Seperti suasana di Pasar Rejowinangun, hampir di tiap lantai dan...

Bangun Karakter, Guyub Rukun Mbangun Batang, Kreatif dan Inovatif

RADARSEMARANG.COM, BATANG-Pasangan Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati (Wabup) Suyono, sejak 22 Mei 2017 mendapatkan amanah rakyat Kabupaten Batang untuk memimpin daerah yang memiliki...

Jadi Peserta JKN-KIS, Tidak Lagi Antre

MAGELANG–Pemerintah Pusat menargetkan kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2017 mencapai 80 persen. Atau, naik 1,4 persen dari capaian kepuasan peserta...

Siswa Berprestasi dapat Apresiasi

WONOSOBO—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonosobo memberikan apresiasi pada para siswa yang berprestasi. Tak hanya untuk siswa MAN, tapi juga calon siswa yang memiliki prestasi...

BPBD Pantau 32 Desa Rawan Kekeringan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Sebanyak 32 desa dari 12 kecamatan di Kabupaten Semarang masih rawan kekeringan. Kondisi tersebut masih menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah...