33 C
Semarang
Sabtu, 15 Agustus 2020

Bapak dan Anak Dituntut 1 Tahun 7 Bulan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

PEKALONGAN – Diduga melakukan tindak pidana korupsi proyek pembuatan pintu intrusi air asin di Desa Mulyorejo, RT 13 RW 2, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, bapak dan dua anak kandung bernama Bisri, Khumaizi dan Sofian dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Pekalongan selama 1 tahun dan 7 bulan penjara. Tuntutan tersebut disampaikan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, kemarin.

Ketiga terdakwa dianggap JPU terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan subsider, pasal 3 jo pasal 18 undang-undang (UU) nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah ke dalam UU nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Selain pidana badan, ketiganya juga dijatuhkan pidana denda sebesar Rp 50 juta, Uang Pengganti (UP) sekitar Rp 55 juta subsidair 9 bulan, namun UP tersebut sudah dibayar penuh oleh terdakwa.

Dalam tuntutan itu, JPU Kejari Kabupaten Pekalongan, Tommy U Setiawan mengurai pertimbangannya. Di antaranya, hal yang meringankan para terdakwa adalah bersikap sopan dalam persidangan, memiliki tanggung jawab keluarga dan telah beritikad baik mengembalikan kerugian negara dengan menitipkan kepada penuntut umum sebesar Rp 54,7 juta, untuk mengganti UP dalam perkara tersebut.

“Sedangkan hal yang memberatkan perbuatan para terdakwa adalah tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi,” kata JPU, Tommy dalam tuntutannya yang digelar secara terpisah, di hadapan majelis hakim yang dipimpin Muhammad Sainal, kemarin.

Menanggapi tuntutan itu, kuasa hukum para terdakwa, Putro Satuhu dan Nugroho Budiantoro memastikan akan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang selanjutnya. Menurutnya, dalam perkara itu, sudah menjerat delapan terdakwa yang semuanya penyedia barang. Sedangkan berkas perkaranya disidang secara terpisah.

“Dalam perkara itu, kliennya Bisri selaku Direktur CV Dwi Karya, Khumaizi meminjam bendera CV Sejahtera Abadi, sedangkan‎ Sofian ngesub menggunakan perusahaan milik Sugiyono yang tidak lain Direktur CV Citra Karya Utama,” kata kuasa hukumnya, Putro Satuhu. (jks/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Massa Tolak Rencana Pendirian FPI

SALATIGA – Sejumlah massa dari beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Salatiga menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polres Salatiga, Sabtu (15/4) pagi. Mereka...

Tingkatkan Kebersamaan Atasi Persoalan

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap I, di Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan, Rabu (4/4) kemarin, dibuka. Kegiatan tersebut...

Tak Sampai Seminggu Terungkap

SEMARANG–Kasus perampokan disertai pembunuhan di sebuah Indomaret Jalan Gajah Raya RT 5 RW 2 Kelurahan Pandean Lamper Gayamsari, hingga Sabtu (9/12) kemarin, belum terungkap....

Partai Hidup Mati PPSM

MAGELANG–PPSM Sakti Magelang akan menghadapi partai hidup mati penentuan langkahnya di Liga 2 saat menghadapi PSIR Rembang, Minggu (27/8) lusa. PPSM Sakti dituntut wajib...

Lupa Matikan Kompor, Rumah Terbakar

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Rumah milik Ny Tesanika, 50, warga Jalan Ki Penjawi, Sidorejo Lor, Salatiga ludes terbakar, Rabu ( 4/7) malam sekitar pukul 22.00....

Pasang Sensor Jembatan Rp 500 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini sedang memersiapkan pemasangan alat sensor yang berfungsi sebagai alat monitoring terhadap kelendutan jembatan. Hal itu,...