33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Nyaman Dengan 3-5-2

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – PSIS Semarang terus menggelar persiapan di sisa waktu dua hari menjelang laga uji coba away versus Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya Minggu (19/4) besok. Head coach tim berjuluk Mahesa jenar, Subangkit saat ini masih terus mematangkan skema baru menggunakan formasi 3-5-2 yang mulai diterapkan dalam laga uji coba versus tim PPLOP Jateng yang berakhir untuk kemenangan PSIS 1-0 di Stadion Jatidiri kemarin (16/3).

Di babak pertama, pelatih asal Pasuruan itu menjajal skema 3-5-2 dengan komposisi mayoritas pemain muda yaitu trio Haudi Abdillah, Anhar Latif dan M Tegar Pribadi di belakang. Kemudian Yogi Ardianto, Dani Raharjanto, Jordan Foranda, Ahmad Agung serta M Ilham Arfil di tengah. Sedangkan dua bomber coach Subangkit kemarin menurunkan duet Albi Lanju dengan striker gress mereka, Erik Dwi. Hanya saja posisi dua striker kemarin tidak sejajar melainkan Albi berperan sebagai second striker dibelakang Erik Dwi.

“Kami menggunakan tiga pemain belakang untuk mengantisipasi karakter tim lawan yang mampu melakukan counter cepat sehingga di belakang masih ada tiga pemain,” terang Subangkit usai laga uji coba kemarin.

Sedangkan di babak kedua, mantan head coach Mitra Kukar itu sedikit merubah komposisi pemain depannya. Hari Nur diturunkan untuk menggantikan peran Erik Dwi di depan, sedangkan Erik di babak kedua berperan sebagai second striker. Kemudian Juni Riyadi dan Franky Mahendra diturunkan di pos winger dan juga M Rio Saputra yang menggantikan peran M Tegar Pribadi di barisan bertahan. Serta Safrudin Tahar dan Taufik Hidayat di sayap.“Anak-anak sudah mulai enjoy hanya masih ada problem di sayap bagaimana ketika menyerang dan bertahan,” sambung Subangkit kemarin.

Disinggung mengenai kualitas pemain anyar PSIS, Erik Dwi, Subangkit mengaku cukup puas. Pemain berusian 22 tahun itu mampu menjadi alternatif lini depan Mahesa Jenar. Dan terbukti Erik kemarin mencetak gol semata wayang PSIS. “Secara tim dan individu Erik sesuai dengan kebutuhan kami di lini depan. Rencananya dia akan kami coba di uji coba lawan Persebaya besok. Mudah-mudahan bisa cepat adaptasi,” bebernya usai laga kemarin.

Sementara General Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto menambahkan, dalam waktu dekat ini manajemen akan segera menyodorkan draft kontrak untuk eks pemain Madura United itu. “Sebelum datang ke Semarang kami suadh deal soal nilai kontrak denagn Erik jadi kalau memang pelatih sudah merekomendasi dalam waktu dekat ini akan langsung kami kontrak,” sambung Liluk kemarin. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Serba Ada di Samarinda

Oleh: Dahlan Iskan Saya video kamar VIP istri saya. Saya kirimkan ke teman saya. Yang di Singapura. Juga yang di Tiongkok. “Benarkah itu rumah sakit...

Bupati Minta Tiga Jembatan Mulyorejo Dibongkar

KAJEN–Jembatan di tengah-tengah permukiman warga Desa Mulyorejo yang menghubungan antardusun, dibongkar. Pasalnya, jembatan tersebut lebih rendah dari arus anak sungai. Akibatnya, menghambat arus sungai...

Babae Dijerat Pasal Berlapis

SEMARANG - Residivis yang menjadi otak peredaran narkoba jenis sabu seberat 1 kg di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Sutrisno alias Babae harus kembali duduk di...

Persik Kendal Menang Telak

KENDAL—Setelah sebelumnya kalah dari Maong Anom Bandung dengan skor 1-0, Persik Kendal akhirnya menahbiskan dirinya sebagai penguasa kandang. Setelah berhasil melibas Villa 2000 B...

Seru, Hunting Foto Gratis dengan 11 Model

SEMARANG – Ratusan fotografer dari sejumlah komunitas fotografi yang ada di Jateng berkumpul dalam acara Photohunt 7th Anniversary Bambang RSD Community di Star Hotel...

Guru Harus Lebih Kreatif

KENDAL - Maju dan tidaknya sekolahan bisa terlihat dari prestasi yang dicapai baik murid didik maupun guru pengajar. Untuk itu, sekolah harus memiliki prestasi...